heartless

heartless

  • WpView
    Reads 2
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jan 2, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
Naera berhadapan dengan salah satu rider utama geng tersebut, bukan ketuanya. Kemenangan dan keputusan Naera setelah balapan justru membuka pintu ke masalah yang lebih besar: wilayah, ego, dan aturan tak tertulis di dunia yang ia pilih sendiri. Di balik layar, ada satu sosok yang belum turun tangan—ketua geng motor yang misterius, pendiam, dan memegang kendali tanpa perlu terlihat. Ia mengamati Naera dari jauh, membiarkan benturan kecil terjadi, menilai caranya bergerak, berbicara, dan mengambil risiko. Semakin Naera melangkah jauh, semakin ia sadar bahwa keberaniannya menarik perhatian yang salah—atau mungkin yang tepat. Konflik yang awalnya soal mesin dan geng berubah menjadi tarik-ulur kekuasaan, batas wilayah, dan perasaan yang tumbuh di tengah bahaya. Kedekatan Naera dan sang ketua geng tidak datang cepat. Mereka saling bertabrakan lebih dulu—ego, prinsip, dan cara hidup. Hingga sebuah konflik besar memaksa mereka berada di sisi yang sama, membuat jarak berubah jadi ketergantungan.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Time
  • GHAIKA (REVISI)
  • Transmigrasi Ziora
  • I'm Not Just a Figuran
  • GRAVARENZO
  • Blueprint Pelarian Villain [END]
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • Tsundere Maniak Susu
  • EVANESCENT (HIATUS)
The Time

Tiga tahun Jeselyn Ananta menghabiskan waktunya mengejar bayang-bayang tunangan nya, Leon Gamalio. Baginya, Leon adalah segalanya. Namun, malam itu mengubah segalanya. Hantaman keras sebuah truk di persimpangan jalan gelap membuat nya berada di ambang maut, dalam koma yang panjang, jiwa Jeselyn melayang masuk ke sebuah masa depan yang tak pernah ia bayangkan. Ia melihat dirinya sendiri dalam versi yang lebih dewasa, lebih rapuh, dan hancur di tengah kemewahan sebuah rumah megah. "Mau ke mana lagi?" tanya Jeselyn masa depan dengan suara serak akibat tangis. "Menemani wanita yang sedang mengandung anakku," jawab Leon dingin, tanpa sedikit pun menoleh. Kenyataan pahit itu menghujam jantung Jeselyn. Pernikahan yang ia impikan ternyata hanyalah penjara tanpa cinta.

More details
WpActionLinkContent Guidelines