Story cover for Stepsister by guavawtr
Stepsister
  • WpView
    Reads 1,058
  • WpVote
    Votes 98
  • WpPart
    Parts 2
  • WpView
    Reads 1,058
  • WpVote
    Votes 98
  • WpPart
    Parts 2
Ongoing, First published Jan 02
Mature
1 new part
Ada garis tipis antara cinta dan dosa, dan kita melangkah tepat di atasnya. Di depan mereka, kita adalah contoh keluarga yang sempurna. Namun saat pintu kamar tertutup, udara berubah menjadi berat oleh sesuatu yang tak terucap. Dia adalah saudara tiriku-larangan terbesar dalam hidupku-tapi juga satu-satunya candu yang tidak bisa kuhentikan.
All Rights Reserved
Sign up to add Stepsister to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
Forever mine by AuroraSecretum
58 parts Ongoing
Prolog "Gila, sadis banget si Xavier." "Aluna juga tolol banget-udah tahu Canva nggak suka sama dia, masih juga ngejar-ngejar." Zena menatap layar ponselnya dengan ekspresi campur aduk: marah, jijik, dan frustrasi. Baru saja dia menamatkan novel Forever Mine, dan akhir ceritanya benar-benar bikin naik darah. "Udah gitu, Aluna matinya tragis banget. Disiksa di ruang rahasia Xavier cuma karena dia berani bully Sofia? Gila, nih cowok psikopat." Zena mematikan layar. Melempar ponsel ke kasur. "Udah ah, mending gue tidur aja. Capek." Tapi dia tak tahu, malam itu bukan malam biasa. Saat membuka mata, semuanya berubah. Lampu putih. Aroma antiseptik. Dingin. Seseorang menggenggam tangannya. "Aluna sayang... akhirnya kamu sadar juga," ucap seorang wanita lembut, penuh haru. Zena terdiam. Matanya mengerjap bingung. "Maaf, Tante... siapa Aluna? Nama saya Zena." Wajah wanita itu langsung pucat. "Luna, kamu jangan bercanda. Mama panggil dokter dulu ya, sayang..." Zena mematung. Jantungnya mulai berpacu tak karuan. Luna? Aluna... Atmajaya? "Nggak... ini nggak mungkin." Beberapa jam kemudian, dua cewek datang menjenguknya. "Luna, gue yakin ini ulah Xavier!" "Lo baru aja nyiram bakso ke Sofia kemarin, kan?" ucap Rebecca panik. Zena hanya bisa diam. Matanya kosong. "Sial... gue masuk ke dunia Forever Mine." "Dan lebih parahnya... gue jadi Aluna. Cewek antagonis yang bakal mati mengenaskan di tangan Xavier ." Tapi cerita tak berhenti di sana. Karena dalam dunia ini, satu perubahan kecil bisa mengubah takdir. Dan siapa sangka... Alih-alih ingin membunuh, Xavier justru mulai terobsesi... Pada Aluna yang kini bukan lagi Aluna duluh.
I'm Not Just a Figuran by izza21_b
60 parts Ongoing
Citra Angraini adalah seorang gadis remaja yang akhirnya meregang nyawa di usia muda. Sedari kecil Citra sudah harus bolak-balik ke rumah sakit karena penyakit yang dideritanya semenjak lahir, Citra sangat suka membaca, terutama novel. Namun siapa yang menyangka Citra yang gemar membaca novel berakhir menjadi salah satu tokoh figuran bernama Sherlyn pada sebuah novel yang terakhir kali dia baca sebelum kematiannya di dunia nyata. Mengetahui tokoh Sherlyn yang akhirnya meninggal pada pertengahan novel berhasil membuat Citra sangat terpukul hingga dia membulatkan tekadnya untuk mengubah nasib Sherlyn melalui perubahan-perubahan kecil yang akan Citra lakukan. ---><--- "Pada novel Sherlyn menolak pertunangan ini, apa yang akan terjadi jika aku melakukan yang sebaliknya?" "Aku harus melakukan perubahan agar nasib Sherlyn juga berubah." "Yang benar saja, di dunia sana Aku baru saja mati, aku tidak mau mengikuti alur cerita ini dan akhirnya aku akan mati pada pertengahan novel." "Siapa yang perduli dengan novel ini, Aku sudah pernah mati sekali dan aku lebih menyayangi hidupku dari apapun." "Sesekali menjadi egois tidaklah terlalu buruk bukan. Maaf Davin aku akan memanfaatkanmu sekali ini aja." . . "Sherlyn ikut gimana baiknya aja." Setelah terdiam selama beberapa saat Sherlyn akhirnya menyetujui usulan pertunangan tersebut. Bagaimana kelanjutan kehidupan Citra di dunia novel? Bagi yang penasaran mampir aja oke . . Rank #🥇 fiance #🥇 fyp #🥇 mostwanted #🥇 teen #🥇 bucin #🥇 geng #🥇 iceboy #🥇 isekai #🥇 figuran #🥇 tenfiction #🥇 sekolah #🥇 fiksipenggemar #🥇 antagonis #🥇 tunangan #🥇 school #🥇 fiksi #🥇 sahabat #🥇 fiksiremaja #🥇 protagonis #🥈 cuek #🥈 baper #🥈 romantis #4 fantasi #5 transmigrasi #10 romance Start : 10/8/25 End : -
When Freya Keeps Chasing You... and You Start Falling Too by virolechen
8 parts Ongoing Mature
[MATURE!] [FOR 18+ ONLY] Suara itu nyamber dari luar toilet cowok, nyaring dan tanpa mikir panjang. "Karim? Keluar, woi. Lama amat. Gue pengen liat muka lu yang ganteng itu...." Karim yang baru kelar cuci tangan langsung kaku. Jantungnya berdegup aneh. Itu suara yang sama lagi. Begitu pintu toilet kebuka, Freya udah berdiri di situ. Nyender santai di dinding, ekspresinya tenang tapi matanya jahil. "Kak-" Karim refleks nurunin suara. "Jangan kenceng-kenceng, please..." Freya senyum tipis. "Kenapa? Takut ada yang denger kalo lu ganteng?" Karim mundur setengah langkah. Salah besar. Freya langsung maju, satu tangan nahan dinding di samping kepala Karim. Brak. Kabedon. Karim kejedot dikit, punggungnya nempel tembok dingin. Nametag-nya lepas, jatuh ke lantai. Freya ngelirik nametag itu sebentar, lalu balik natap Karim. "Ih," katanya pelan. "Namanya juga lucu." "Kak, please....." Karim nelen ludah. "Ini depan toilet....." "Iya, gue tau," Freya jawab santai. "Makanya seru." Dia condong dikit, jaraknya bikin Karim susah napas. "Gue cuma mau nanya," katanya rendah. "Lu sadar nggak sih efek muka lu ke orang?" "Kak..." suara Karim nyaris habis. Freya ketawa kecil. "Tenang aja. Gue cuma kagum." Karim diem. Takut, malu, tapi juga bingung. Karena di balik semua kepanikannya, dia sadar satu hal: kakak tingkat ini cantik-dan bahaya. Tahun pertamanya sebagai maba FISIP Universitas Nusantara bahkan belum resmi dimulai. Tapi ujian mentalnya? Udah jalan duluan. Dan namanya Freya Jayawardana.
You may also like
Slide 1 of 8
Forever mine cover
I'm Not Just a Figuran cover
When Freya Keeps Chasing You... and You Start Falling Too cover
Fell Harder! cover
Temaram(HIATUS) cover
High School JKT cover
NANGGALA cover
Dominion of Queen [Discontinued] cover

Forever mine

58 parts Ongoing

Prolog "Gila, sadis banget si Xavier." "Aluna juga tolol banget-udah tahu Canva nggak suka sama dia, masih juga ngejar-ngejar." Zena menatap layar ponselnya dengan ekspresi campur aduk: marah, jijik, dan frustrasi. Baru saja dia menamatkan novel Forever Mine, dan akhir ceritanya benar-benar bikin naik darah. "Udah gitu, Aluna matinya tragis banget. Disiksa di ruang rahasia Xavier cuma karena dia berani bully Sofia? Gila, nih cowok psikopat." Zena mematikan layar. Melempar ponsel ke kasur. "Udah ah, mending gue tidur aja. Capek." Tapi dia tak tahu, malam itu bukan malam biasa. Saat membuka mata, semuanya berubah. Lampu putih. Aroma antiseptik. Dingin. Seseorang menggenggam tangannya. "Aluna sayang... akhirnya kamu sadar juga," ucap seorang wanita lembut, penuh haru. Zena terdiam. Matanya mengerjap bingung. "Maaf, Tante... siapa Aluna? Nama saya Zena." Wajah wanita itu langsung pucat. "Luna, kamu jangan bercanda. Mama panggil dokter dulu ya, sayang..." Zena mematung. Jantungnya mulai berpacu tak karuan. Luna? Aluna... Atmajaya? "Nggak... ini nggak mungkin." Beberapa jam kemudian, dua cewek datang menjenguknya. "Luna, gue yakin ini ulah Xavier!" "Lo baru aja nyiram bakso ke Sofia kemarin, kan?" ucap Rebecca panik. Zena hanya bisa diam. Matanya kosong. "Sial... gue masuk ke dunia Forever Mine." "Dan lebih parahnya... gue jadi Aluna. Cewek antagonis yang bakal mati mengenaskan di tangan Xavier ." Tapi cerita tak berhenti di sana. Karena dalam dunia ini, satu perubahan kecil bisa mengubah takdir. Dan siapa sangka... Alih-alih ingin membunuh, Xavier justru mulai terobsesi... Pada Aluna yang kini bukan lagi Aluna duluh.