A Gentle Sonata Setiap sore setelah latihan basket, Jayna selalu menjadi orang terakhir yang meninggalkan lapangan. Bukan karena ia ingin berlatih lebih lama-melainkan karena suara biola yang samar dari gedung musik di seberang lapangan. Nada itu lembut. Melankolis. Seolah menyimpan sesuatu yang tak pernah diucapkan. Penasaran, Jayna akhirnya menemukan sumbernya: seorang gadis pendiam bernama Ginny, yang memainkan biola seolah-olah dunia di sekitarnya tidak pernah ada. Di ruang kosong yang sunyi, Ginny berbicara lewat senar-tentang kehilangan, tentang harapan, tentang mimpi yang terlalu rapuh untuk dibagikan. Jayna hidup di dunia yang berlawanan-keras, cepat, penuh sorakan dan peluh. Namun di antara pantulan bola dan gesekan senar, perlahan terbentuk harmoni yang tak terduga. Dua gadis. Dua dunia. Satu melodi yang mengubah tempo hidup mereka.
Más detalles