Tiga Variabel: Putra-Putri Fajar

Tiga Variabel: Putra-Putri Fajar

  • WpView
    Reads 87
  • WpVote
    Votes 40
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jan 4, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
Dua tahun telah berlalu sejak insiden berdarah di pusat Project Alpha-Theta. Dunia mengenal Proyek Aether sebagai kegagalan teknologi yang terkubur, namun bagi mereka yang selamat, bekas lukanya masih terasa. Jenna, yang kini hidup di bawah perlindungan identitas baru bersama Edith, mencoba meninggalkan masa lalunya sebagai putri mafia. Jenna harus menghadapi kenyataan pahit: bahwa terkadang, untuk menghentikan sebuah monster, ia tidak hanya harus menghadapi warisan darah ayahnya, tetapi juga harus menatap kembali ke dalam labirin masa lalu mereka berenam. Sebab di dunia ini, tidak ada variabel yang benar-benar independen, dan fajar yang baru ini mungkin saja lahir dari dosa-dosa yang mereka pikir sudah terlupakan. Karena sejarah tidak pernah benar-benar mati; ia hanya berganti kulit dan menunggu saat yang tepat untuk menuntut penebusan. Lanjutan dari Tiga Variabel: Titik, Garis, dan Ruang.
All Rights Reserved
#968
thriller
WpChevronRight
Series

Tri Anecdote Novel Series

  • Tiga Variabel: Titik, Garis, dan Ruang
    61 parts
  • Triad System: Monarch, Servant, and Unbound
    37 parts
  • 3 parts
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Time
  • Tsundere Maniak Susu [DITERBITKAN]
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • I'm Not Just a Figuran
  • Blueprint Pelarian Villain [END]
  • Transmigrasi Ziora
  • GHAIKA (REVISI)
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • GRAVARENZO
  • EVANESCENT (HIATUS)
The Time

Tiga tahun Jeselyn Ananta menghabiskan waktunya mengejar bayang-bayang tunangan nya, Leon Gamalio. Baginya, Leon adalah segalanya. Namun, malam itu mengubah segalanya. Hantaman keras sebuah truk di persimpangan jalan gelap membuat nya berada di ambang maut, dalam koma yang panjang, jiwa Jeselyn melayang masuk ke sebuah masa depan yang tak pernah ia bayangkan. Ia melihat dirinya sendiri dalam versi yang lebih dewasa, lebih rapuh, dan hancur di tengah kemewahan sebuah rumah megah. "Mau ke mana lagi?" tanya Jeselyn masa depan dengan suara serak akibat tangis. "Menemani wanita yang sedang mengandung anakku," jawab Leon dingin, tanpa sedikit pun menoleh. Kenyataan pahit itu menghujam jantung Jeselyn. Pernikahan yang ia impikan ternyata hanyalah penjara tanpa cinta.

More details
WpActionLinkContent Guidelines