My Life In Two Diffrent World

My Life In Two Diffrent World

  • WpView
    Reads 3
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jan 5, 2026
"Aku bosan di dunia ini" Itulah ucapan ku sebelum masuk ke dalam dunia imajinasiku. Dimana aku mendapatkan semua yang aku mau tapi tetap gak luput dari 'LUKA' yang kurasakan saat ini. "Kalau aku di dunia ini aku susah bahagia dengan keluarga dan teman, apa aku bisa bahagia dengan seorang laki laki yang mau menjadikanku pasangan hidupnya? " Hanya itu yang memusat di otaku INGAT ! INI HANYA CERITA GABUT BUATAN AUTHOR ! -TIDAK BERMAKSUD UNTUK MERENDAHKAN -BAD LANGUAGE -JIKA ADA KEMIRIPAN NAMA, TEMPAT ATAU SEBAGAINYA ITU TIDAK DI SENGAJA -KALAU GAK SUKA SILAHKAN KRITIK DENGAN SOPAN DAN TINGGALKAN NI BOOK. MAKLUM AUTHORNYA MASIH PEMULA Happy reading jangan lupa voment thank you ^_^
All Rights Reserved
#52
bungostraydogs
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • JEEVANA
  • Love at Time's Brink [PROSES TERBIT]✔️
  • I Want to Live [END]
  • The King & The Doctor
  • KUASA DUNIAWI(Transmigrasi BL)
  • Secretary Or Mommy? || HIATUS
  • Given || Ju Jihoon
  • [BL Transmigrasi] Male Concubine
  • NIGHT NOISES || Romance Horror [SEGERA TERBIT]
  • Second
JEEVANA

"Gue terpaksa nikah sama lo, demi bayi yang ada di perut lo." Kata-kata itu jatuh seperti pisau yang menancap tepat di hati Kiana Alisha. Pernikahan yang seharusnya menjadi momen bahagia, kini hanya terasa seperti hukuman. Ia tidak diinginkan. Bukan sebagai istri, bukan sebagai seseorang yang layak dicintai. Pria di hadapannya, sosok yang dingin dan kasar, menikahinya bukan karena cinta-hanya karena tanggung jawab, Tatapan matanya tajam, seolah berkata bahwa semua ini hanya sementara. Bahwa setelah bayi itu lahir, segalanya akan berakhir semuanya. Namun, takdir selalu punya cara untuk mempermainkan hati manusia. Dalam kebencian, mungkin terselip perasaan yang tak terduga?

More details
WpActionLinkContent Guidelines