We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Gus Ganteng!

Gus Ganteng!

  • WpView
    Reads 22
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jan 15, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
⚠️ PERINGATAN HAK CIPTA ⚠️ ​DILARANG KERAS menyalin, memplagiat, atau mempublikasikan ulang cerita ini dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari penulis. Hargai setiap tetes ide dan waktu yang dituangkan dalam rangkaian kata ini. Mari menjadi pembaca dan penulis yang cerdas serta jujur. ​MAMPIR KE KARYAKU YANG LAIN! 📚 ​Terima kasih sudah mengikuti perjalanan Arsy dan Gus Aydan! 🤎 Oh ya, ini adalah Karya Pertama aku. Buat kalian yang baru bergabung atau ingin mencari suasana cerita yang berbeda, jangan lupa mampir ke Karya aku yang lain! 🌷🌷🌷 Arsy: "Kenapa kamu peduli banget sama gue? Gue cuma santri titipan yang bikin malu nama pesantren lo!" Gus Aydan: (Menatap tajam dengan suara rendah) "Karena menjaga kamu bukan lagi tugas pesantren ini, Arsyila. Itu tugas saya, sebagai suami yang sah di mata Allah." .... Arsy: "Gus, lepasin! Nanti telat ke masjid, santri nungguin!" Gus Aydan: "Biarkan mereka menunggu sebentar. Mengagumi ciptaan Tuhan yang paling indah di depan saya ini juga bagian dari dzikir pagi saya." .... Arsy: "Gimana kalau anak kita bandel kayak aku dulu?" Gus Aydan: "Kalau dia seberani kamu, saya akan bangga. Tapi tenanglah, jika kamu adalah apinya, saya akan menjadi air yang menyejukkan kalian berdua. Selamanya."
All Rights Reserved
#21
ilmuagama
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • EVANESCENT (HIATUS)
  • Tsundere Maniak Susu
  • I'm Not Just a Figuran
  • GHAIKA (REVISI)
  • The Time
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • GRAVARENZO
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • Transmigrasi Ziora
  • Blueprint Pelarian Villain [END]

BEBERAPA PART DI PRIVATE, SILAKAN FOLLOW UNTUK MEMBUKA. Dalam pikiran dan hati Laura hanya ada Leon. Laki-laki itu seolah sudah menjadi pusat dunianya. Semua orang tahu bagaimana kerasnya cara gadis itu selalu mengejar dan berusaha menarik perhatian Leon. Tetapi setelah malam itu, Laura tidak lagi mengejar dan berusaha mendapatkan perhatian Leon. Tatapan penuh cinta dan kasih sayang itu sudah berganti dengan tatapan penuh kebencian dan perasaan muak.

More details
WpActionLinkContent Guidelines