Splash To Love [Keonho CORTIS]

Splash To Love [Keonho CORTIS]

  • WpView
    LECTURAS 70
  • WpVote
    Votos 17
  • WpPart
    Partes 2
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mié, ene 7, 2026
Indhira Ansaira Maheswari, primadona SMA Nusantara Bangsa, merasa terusik dengan kehadiran Sadewa Mahaprana, siswa pindahan dari Bandung. Sadewa, meski kalem, punya sifat yang bikin Indhira naik darah, apalagi setelah cowok itu merebut posisi kapten tim renang yang selama ini ia incar. "Lo cuma menang modal tampang, Indhira," ejek Sadewa, memicu persaingan sengit di antara mereka. 'Gue nggak akan biarin lo menang, Sadewa! Gue bakal buktiin kalau gue lebih baik dari lo,' tekad Indhira dalam hati. Namun, takdir memaksa mereka bekerja sama mempersiapkan tim untuk kejuaraan nasional. Di tengah latihan, benih-benih cinta mulai tumbuh, meski terhalang gengsi dan ego. Mampukah Indhira dan Sadewa mengakui perasaan mereka ataukah rivalitas akan terus membayangi kisah mereka di kolam renang? au lokal by kanashaayl. ❕️terdapat bahasa kasar dan umpatan. 3/1/26.
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • GHAIKA (REVISI)
  • EVANESCENT
  • Tsundere Maniak Susu
  • GRAVARENZO
  • The Time
  • Blueprint Pelarian Villain
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • I'm Not Just a Figuran
  • Transmigrasi Ziora

​Suara decit sepatu basket yang bergesekan dengan lantai semen SMA Nusantara Bakti seolah menjadi satu-satunya melodi yang akrab di telinga Arga. Matahari Jakarta yang menyengat di jam 12 siang sama sekali tidak ia gubris. Peluh membasahi jersey birunya, mengalir melewati leher dan hilang di balik kain yang sudah basah kuyup. ​Bagi Arga, hanya di lapangan ini dunia terasa jujur. Di sini, musuhnya jelas: ring basket dan lawan main. Tidak ada teriakan ibunya yang melengking menyalahkan takdir, tidak ada bau alkohol dari ayahnya yang pulang pagi membawa tumpukan utang baru, dan tidak ada beban rasa bersalah setiap kali melihat kakaknya pulang kerja dengan wajah pucat demi membiayai sekolahnya. ​"Arga! Berhenti main atau gue laporin ke BK karena bolos jam sejarah lagi!" ​Arga menghentikan dribel bolanya. Ia menoleh, menyeka keringat dengan punggung tangan, lalu menyeringai tipis melihat pengurus OSIS yang berdiri di pinggir lapangan dengan buku catatan. ​"Laporin aja," sahut Arga santai. "Ruang BK udah kayak rumah kedua buat gue, sekalian titip salam buat Pak Hendra." ​Di sisi lain koridor sekolah yang lebih dingin karena hembusan AC, melangkah sosok yang menjadi pusat gravitasi SMA Nusantara Bakti. Adrian. ​Setiap langkahnya terukur, seragamnya rapi tanpa cela, dan wajah blasterannya yang seolah dipahat langsung oleh malaikat, selalu memasang ekspresi datar yang sulit ditembus. Sebagai Ketua OSIS sekaligus putra tunggal dari pemilik Arsenio Group, Adrian adalah definisi kesempurnaan yang nyata. Hidupnya adalah garis lurus yang tenang, penuh fasilitas, dan kasih sayang yang melimpah. ​⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖ WARNING ⚠ - b×b - BL lokal - Mpreg - ini cerita bl, awas jangan salah lapak. - banyak typo bertebaran.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido