Temaram Dan Damai

Temaram Dan Damai

  • WpView
    Membaca 113
  • WpVote
    Vote 20
  • WpPart
    Bab 4
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sel, Agt 25, 2026
WpInfo
Fiksi
Romansa
"Kehidupan itu bukan hanya untuk mati, siapa tau tentang memahami cinta" - Kazva Heudan "Cinta itu mustahil ada , semua hanya pembohong" - Eltyan Jaegar "Dua titik 1 buah kurma, Hanif cantik garma yang punya" - Garma Yafino "Dunia luas tapi begitu indah di jalanin bareng garma" - Hanif Gracez hanya cerita tentang Eltyan bingung tentang bagaimana dunia berjalan , tapi datang lah Kazva bagai cahaya penolong untuk membantunya. Disisi lain Garma yang bucin akut dengan si Hanif, bahkan bikin dunia rasanya muak berisi love boombing mereka . [WARNING] jika ada homophobic mohon jauh-jauh yaa ! cerita ini hanya karangan dari sang author tidak menyudutkan pihak manapun tolong bijak untuk membaca, dan juga dalam cerita ini berisi tentang kekerasan, bahkan yang dapat memicu emosional tertentu , sekian terimakasih. Terimakasih atas perhatiannya selamat membaca 🕯️
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#3
qiudingjie
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Disalahkan
  • Sweet Baby Blue : 'A Story About' ( Family & Home )
  • Sulung Green Flag
  • Valley of Lies
  • I'm the youngest too
  • Secret Lullaby | Season II Elemental Daily |
  • Dibalik Awan
  • TROUBLE MAKER ✔
  • SKY Journey (EXO)✓
  • Cinta Pertama [✓]

Di keluarga Abiyaksa, Evan selalu ada - tapi tak pernah benar-benar dilihat. Sebagai anak pertama yang dituduh menjadi penyebab kematian kakak perempuan mereka, Evan tumbuh di rumah yang sama, namun terasa seperti orang asing. Setiap kesalahan adik-adiknya berakhir pada namanya. Setiap masalah menjadi alasan untuk menyalahkannya. Bentakan, tatapan jijik, hingga kekerasan menjadi hal yang perlahan dianggap biasa. Tak seorang pun menyadari bahwa di balik diamnya, Evan menyimpan luka yang jauh lebih dalam - penyakit jantung yang kian memburuk dan trauma yang menggerogoti mentalnya sedikit demi sedikit. Ia tidak melawan. Tidak membenci. Ia hanya bertahan... sendirian. Sampai pada suatu hari, tubuhnya yang rapuh akhirnya menyerah. Dan keluarga yang selama ini terlalu sibuk menyalahkan, baru menyadari semuanya ketika keheningan menjadi permanen. Ini bukan cerita tentang kebencian. Ini tentang pengabaian. Tentang kata "nanti" yang tak pernah sempat diucapkan. Tentang penyesalan yang datang... setelah semuanya benar-benar terlambat.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan