L'histoire de Cassie

L'histoire de Cassie

  • WpView
    Reads 10
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published about 7 hours ago
Kenalin ini cerita tentang cassie si cewe gila yang toxic abis dan jadi pacar badboy disekolahnya. "Lo berani ya bohongin gue anjing?!" Ucap cassie. Kenneth malah tersenyum tipis melihat cassie mengamuk didepannya. "Bukan bohong, itu namanya pengalihan alur hidup" "KENNETH!!" ___________ kadang dibalik semua yang terjadi tuhan kasih unjuk satu hal yang ga kita duga sebelumnya, seperti cerita ini. cerita ini hadir dari keadaan yang ga pernah kita ingin kan meskipun kadang terlalu banyak penghakiman, tapi akhirnya aku temukan satu tempat ternyaman untuk segala hal yang bisa aku lakukan. dan ini lah cerita yang hadir dari aku yang menganggap cerita ini adalah terapi untukku, sang penderita bpd dan skizofrenia.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Nala dan Mas Juragan
  • Chasing Sanara
  • Almost Married (END)
  • SASMITA CANDALA (21+)
  • The Last Yes!
  • De Andere Weg (END)
  • The Villain Mother
  • I Won't Be the Tragic Fiancée
  • DOMINEX | The Crime Lock
  • Revenge Marriage (SELESAI)

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines