Gudang Garam International School (G2IS) adalah istana bagi mereka yang lahir dengan sendok perak, dan bagi Charlotte Adelaide, sekolah itu adalah neraka yang berlapis emas. Sebagai siswi beasiswa di tengah lautan ahli waris, Charlotte hanya punya satu tujuan: lulus dengan tenang dan pergi sejauh mungkin. Namun, ia menjadi target utama dari "The Elites"-kelompok penguasa sekolah yang dipimpin oleh William Theodore.
William adalah segalanya yang dibenci Charlotte: arogan, tak tersentuh, dan putra dari donatur terbesar sekolah. Bersama Charles, Arlo, dan Asher, William menjadikan hidup Charlotte sebagai panggung lelucon setiap harinya. Bagi mereka, Charlotte hanyalah kepompong rapuh yang menarik untuk diinjak. Hanya Olivia Jensen, satu-satunya sahabat Charlotte, yang berani berdiri di sampingnya meski suaranya sering kali tenggelam dalam dominasi mereka.
Namun, ada sebuah rahasia yang tidak diketahui William. Bahwa di balik ketangguhan Charlotte, ada batas yang hampir runtuh. Dan ketika kepompong itu akhirnya hancur-bukan untuk menjadi kupu-kupu yang indah, melainkan untuk menghilang selamanya dari jangkauan William-sang pangeran sekolah itu baru menyadari satu hal.
Bahwa merusak seseorang adalah hal yang mudah, namun mengumpulkan kepingan hati yang telah hancur adalah mustahil. Saat Charlotte pergi membawa sisa harga dirinya, William tertinggal dengan kekayaan yang tiba-tiba terasa hambar dan penyesalan yang mulai menggerogoti jiwanya.
Akankah permintaan maaf cukup untuk memperbaiki sayap yang telah patah?