Gidion adalah definisi dari otoritas dan kesetiaan di jalanan. Sebagai pemimpin NAKULA, geng motor paling disegani di Jakarta Barat, ia memiliki segalanya: rasa hormat, keluarga yang solid, dan jaket kulit "Serigala Mata Merah" yang menjadi simbol kekuasaannya. Baginya, NAKULA bukan sekadar geng, melainkan sebuah pelarian dari kerasnya hidup.
Namun, segalanya berubah menjadi neraka saat X-Gator, musuh bebuyutan mereka dari wilayah Utara, melanggar batas suci. Mereka tidak menyerang dengan mesin, melainkan dengan penculikan. Laras, adik perempuan Gidion yang merupakan satu-satunya cahaya dalam hidupnya, dijadikan sandera demi ambisi wilayah dan narkoba
.
Malam itu, Jakarta membara. Di bawah guyuran hujan badai, Gidion memimpin ratusan anggotanya untuk menembus barisan musuh dalam sebuah perang terbuka yang brutal. Namun, saat api mulai menjilati gudang penimbunan minyak tempat Laras disekap, Gidion harus menghadapi pilihan paling mustahil dalam hidupnya: Mempertahankan mahkota kepemimpinannya sebagai raja jalanan, atau melepaskan segalanya demi menyelamatkan nyawa sang adik.
Ini bukan lagi soal siapa yang tercepat di aspal, tapi soal seberapa besar harga yang berani dibayar untuk sebuah pengabdian. Di antara ledakan, darah, dan tangisan, Gidion menyadari bahwa setiap deru mesin memiliki akhir, dan setiap "Romansa" jalanan selalu menyisakan luka yang tidak akan pernah bisa sembuh.
"Di atas aspal kita bersumpah, di bawah api kita diuji. Karena pada akhirnya, loyalitas tidak diukur dari berapa banyak orang yang kau pimpin, tapi berapa banyak orang yang kau selamatkan."
All Rights Reserved