Jwala Kusum [ Leowon ] [coming soon]

Jwala Kusum [ Leowon ] [coming soon]

  • WpView
    Reads 213
  • WpVote
    Votes 28
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Feb 12, 2026
WpInfo
Fanfic
Ada sebuah negri yang begitu makmur, rakyatnya bahagia, tanahnya subur, dan bangunan-bangunannya indah juga megah berdiri kokoh di sepanjang jalanan kota. Negri ini berada di bawah kekuasaan sebuah kekaisaran agung bernama, Kekaisaran Bhaskar. Jauh dari tawa dan gendang yang ditabuh penyanyi jalanan, di balik tembok raksasa dan megah istana, di sanalah sang matahari agung Kekaisaran Bhaskar duduk di atas singgasananya. Seluruh rakyat kekaisaran menghomartinya, musuh-musuhnya begitu takut akan keberadaannya, dan haremnya seindah bunga-bunga di taman kekaisaran. Yang Mulia agung ini bernama, Aslanel Leo Ishaan. Ia lah yang mengangkat pedangnya sejak merusia 12 tahun dan pergi berperang kemudian kembali dengan banyak kemenangan, memenangkan hati seluruh kerajaan, sebelum kemudian menenggelamkan kepercayaan mereka dalam ketakutan. Aslanel Leo Ishaan telah membunuh ayahnya sendiri, memusnahkan seluruh haremnya, memenggal seluruh abdi dalem dan kemudian menggantung kepala mereka di tembok istana hingga burung-burung datang mematuk kepala-kepala tersebut. Ketika seluruh negri mendongak untuk memandangnya, ketika semilir angin bertiup di malam hari, bersama bulan purnama yang tergantung di langit, sebuah selendang telah terbang dan menyapu wajahnya. Pedang yang selalu ada di pinggangnya telah siap ia ayunkan ketika sebuah suara merdu dengan sedikit tawa terdengar dari atas, "Oh? Rupanya ada seorang pria tampan di sini." Gemerincing gelang kaki terdengar mengikuti pergelangan kaki yang berayun, "Tuanku, bagaimana satu nyanyian untuk selendang saya yang telah menyentuh anda tanpa izin?" Itu adalah hari pertama ia bertemu dengan sosoknya, tidak akan ada yang tahu bahwa suatu hari, kaisar agung dan beringas ini akan menangis sembari menyebut nama pemuda yang duduk pada tembok bangunan di pinggiran kota. "Sengkaya Aarav." Nama inilah yang akan menjadi awal mula sebuah kisah penuh pengabdian dan pengorbanan.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • JEEVANA
  • Second
  • Secretary Or Mommy? || HIATUS
  • KUASA DUNIAWI(Transmigrasi BL)
  • NIGHT NOISES || 🌴🦌 [END]
  • I Want to Live [END]
  • Given || Ju Jihoon
  • Love at Time's Brink [PROSES TERBIT]✔️
  • The King & The Doctor ✓
  • [BL Transmigrasi] Male Concubine [✓]
JEEVANA

"Gue terpaksa nikah sama lo, demi bayi yang ada di perut lo." Kata-kata itu jatuh seperti pisau yang menancap tepat di hati Kiana Alisha. Pernikahan yang seharusnya menjadi momen bahagia, kini hanya terasa seperti hukuman. Ia tidak diinginkan. Bukan sebagai istri, bukan sebagai seseorang yang layak dicintai. Pria di hadapannya, sosok yang dingin dan kasar, menikahinya bukan karena cinta-hanya karena tanggung jawab, Tatapan matanya tajam, seolah berkata bahwa semua ini hanya sementara. Bahwa setelah bayi itu lahir, segalanya akan berakhir semuanya. Namun, takdir selalu punya cara untuk mempermainkan hati manusia. Dalam kebencian, mungkin terselip perasaan yang tak terduga?

More details
WpActionLinkContent Guidelines