AIR MATA PRIA DEWASA

AIR MATA PRIA DEWASA

  • WpView
    Odsłon 75
  • WpVote
    Głosy 0
  • WpPart
    Części 7
WpMetadataReadW trakcie
WpMetadataNoticeOstatnia publikacja niedz., sty 11, 2026
Banyak yang mengira pria adalah karang yang tak bisa retak. Namun, apa yang terjadi ketika kata-kata tak lagi mampu menampung beban dunia? Air Mata Pria Dewasa bukanlah tanda kelemahan. Ia adalah muara dari segala duka yang paling duka, dan puncak dari suka yang paling tak terhingga. Di balik tiap tetesnya, ada cerita tentang dilema, tanggung jawab, dan rahasia kehidupan yang tak sempat terucap lewat sastra. Buku ini adalah kumpulan puisi yang mencoba membaca makna di balik diamnya seorang pria. Karena ketika pria dewasa menangis, ia tidak sedang bersedih-ia sedang bercerita tentang sesuatu yang terlalu besar untuk sekadar kata-kata.
Wszelkie Prawa Zastrzeżone
#432
prosa
WpChevronRight
Dołącz do największej społeczności pisarskiejOtrzymuj spersonalizowane rekomendacje dzieł, zapisuj ulubione dzieła w bibliotece oraz komentuj i głosuj, aby rozwijać swoją społeczność.
Illustration

To może też polubisz

  • Pikul Pilu Pada Pulangmu
  • အချစ်၏ဟန်ပန်-𝑻𝒉𝒆 𝑺𝒕𝒚𝒍𝒆 𝑶𝒇 𝑳𝒐𝒗𝒆(Complete)
  • Rembulan Yang Sirna
  • kumpulan cerpen kookmin/Jikook (book 2)
  • My SIN (GXG iam Lesbian)
  • Unexpected Married  (YUSION/SIYU  GS)
  • aku bukan penyair
  • My Wish
  • 365 HARI BERCINTA DENGAN PUISI
  • Semua Memukul (✅)

Apa yang sebenarnya manusia inginkan? Apa yang sebenarnya lahir dari kembara tanpa tuju? Menyibak kekosongan, enggan berhenti. Satu dua kali, aku pun melakukannya. "Di mana rumahmu? Apa kamu mengunjunginya akhir-akhir ini?" Semilir mengantar gembiramu pada saat gelisah sejak kemarin menjemputku. Tapak tidak mengambil jeda. Pun bibir bergetar, melengkung pahit. "Tidak. Rumahku tidak dapat aku temukan." Rumahmu mungkin bukan lagi rumah yang hangat. Terlalu terkepul tangis, dusta, dengki, dan segala lara yang dibawa seorang diri. Tanpa kenal lelah meski sebenarnya ingin menyerah. Bersama perasaan-perasaan ini, kamu akan menemukan tempat bersandar. Bersama apa pun yang tertulis di sini, mari temukan kembali dirimu yang mungkin telah lama lupa jalan pulang. *** Seri Dua dari antologi puisi FOUR ©2026

Więcej szczegółów
WpActionLinkWytyczne Treści