Truth, Dare, and DEATH

Truth, Dare, and DEATH

  • WpView
    Reads 31
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jan 24, 2026
"Satu tantangan, dua minggu, dan satu kapten basket yang tak tersentuh." Sebagai murid pindahan, Cristya tidak punya pilihan selain menerima dare dari teman-teman barunya: meluluhkan hati Arkananta. Cowok itu dingin, misterius, dan selalu menjaga jarak dari siapa pun di lapangan basket. Cristya mengira ini hanya soal strategi mencuri perhatian. Namun, semakin dia mendekat, Arka mulai menunjukkan sisi lain yang tak pernah dilihat orang lain. Ada rahasia yang Arka simpan rapat-rapat di balik tatapan tajamnya. Waktu Cristya hampir habis. Bisakah dia memenangkan hati Arka sebelum tantangan itu berakhir? Atau justru Cristya yang akan terjatuh dalam permainan yang ia buat sendiri? -penulis baru -cerita nggak nyambung -banyak typo
All Rights Reserved
#354
teror
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Hello, Mr. Mafia!
  • FRAGMENTS OF HEART - GINJAY ☆
  • Defiant [END]
  • SHEA SANG FIGURAN
  • (END) SETTING THE PATH OF LIFE - 🔞BL, ABO (JOONGDUNK)
  • My Perfect Model ( Republish )
  • Bound to Him
  • Fraktal Rahasia (Selesai)
  • Trasmigrazione Gemellare Antagonista.
  • Shadow in the Lab

Arunika Sandyakala, gadis 22 tahun yang tengah menikmati healingnya di Italia, tepatnya di kota Roma, harus bernasib sial karena tiba-tiba diculik oleh beberapa pria berbadan besar dan di sekap di ruang bawah tanah. Dia mengumpati nasib sial yang menimpanya. Kenapa harus berakhir sial menjadi tawanan salah tangkap? Bukannya takut hidupnya berakhir begitu saja di hadapan pria yang menjadi ketua Mafia terbesar di daratan Eropa itu, Arunika malah mengumpati pria pertengahan 30 tahun itu sejadi-jadinya. Matteo, pemimpin Mafia terkenal di daratan Eropa itu cukup takjub dengan gadis yang mengaku korban salah tangkap oleh bawahannya. Dia cukup takjub dengan keberanian Arunika yang meludahinya sembari mengumpat dengan suara melengking khas gadis itu, membuat telinganya pengang selama beberapa detik. "Kau salah tangkap bajingan! Lagi pula untuk apa aku menjadi mata-mata Mafia mu? Not my style sekali, tuan!" ••• This is my first story, don't plagiaze it!

More details
WpActionLinkContent Guidelines