TAKDIR CINTA

TAKDIR CINTA

  • WpView
    Reads 5
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jan 4, 2026
Tidak semua yang terlihat indah akan membawa kebahagiaan. Tidak semua cinta datang untuk menetap. Hidup tidak pernah benar-benar hitam atau putih. Ia selalu hadir dalam warna-warna yang saling bertabrakan, kadang indah, kadang menyakitkan. Setiap warna membawa cerita, dan setiap cerita meninggalkan jejak di hati. Bagi Azza Calista, pertemuan dengan seseorang menjadi awal dari pelajaran terbesar dalam hidupnya-tentang cinta, kehilangan, dan keberanian untuk melepaskan. Sebab terkadang, mencintai diri sendiri berarti berani meninggalkan warna yang perlahan menggelapkan hidup.
All Rights Reserved
#123
aryamohan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Blueprint Pelarian Villain
  • I'm Not Just a Figuran
  • GHAIKA (REVISI)
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • EVANESCENT
  • Tsundere Maniak Susu
  • Transmigrasi Ziora
  • The Time
  • GRAVARENZO
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.

Flora Severian terbangun sebagai Hazellette Ashcroft, istri Duke dalam novel fantasi sejarah. Figuran yang akan dihancurkan oleh tokoh utama wanita, Mantan kekasih Duke, anak pelayan yang ditakdirkan merebut segalanya, karakter badass yang membuat hubungan Hazellette dengan suaminya kandas. Flora mengerti satu hal begitu masuk ke novel, Jika dia bertahan dia akan dihancurkan, karena itu pilihan Flora hanya kabur... menghapus namanya dari cerita. Dalam novel ini, istri Duke tidak akan pernah diselamatkan. Hazelletta akan disingkirkan... lalu dilupakan. Dia harus membuat dunia percaya dia mati. Lalu tokoh utama akan mengambil alih segalanya dan cerita berjalan tanpanya. Asal bisa hidup tenang Hazel tidak peduli apapun. Tapi takdir tidak pernah benar-benar berteman dengannya. Karena anak yang dia tinggalkan bukan anak biasa. "Jika aku kembali suatu hari, apa dunia ini masih akan memberiku tempat?" -Hazellette Ashcroft- "Kuburkan petinya! Itu hanya peti kosong. Aku akan menemukannya kembali... apa pun bentuknya. Istriku terlalu cerdas untuk mati begitu saja." -Gillian L. Grandwood-

More details
WpActionLinkContent Guidelines