KATA KAKEK | Jungwon - Liz

KATA KAKEK | Jungwon - Liz

  • WpView
    Reads 363
  • WpVote
    Votes 53
  • WpPart
    Parts 15
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jan 26, 2026
Pasca kepergian Mbah Kakung, sepucuk surat wasiat dipercayakan kepada Agnesya Priscillia - cucu perempuan satu-satunya dalam keluarga mereka. Alih-alih mewarisi sebidang tanah seperti wasiat pada umumnya, Agnesya justru menerima sebuah tugas. Tugas yang perlahan terasa lebih berat dari yang ia bayangkan. Di dalam surat itu, tertera tiga puluh daftar kriteria tentang seseorang yang tidak ia kenali. Tanpa nama. Tanpa petunjuk. Tanpa pesan yang benar-benar menjelaskan maksud sang kakek. Hingga sebuah pertemuan membuat Agnesya menyadari satu hal: sosok yang ia cari-yang semula terasa begitu jauh-ternyata berada di dalam lingkaran terkecil kehidupannya sendiri. Namun, benarkah ia adalah orang yang dimaksud oleh Mbah Kakung? Dan pesan apa yang sebenarnya ingin disampaikan sang kakek melalui surat itu? (Note: The entire storyline here is purely fictional and excludes the private lives of the artists. Please read this book responsibly and avoid associating the content with reality, as this is a non-commercial work). ©Seon_Kim
All Rights Reserved
#57
liz
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • INTROVERT ITU PACARKU  [Seni Memahami Caka] || [TAMAT]
  • CINTAKU NYANGKUT KE JURAGAN EMPANG (BXB)
  • Sweet Home -Tentang Kita yang Memilih Tinggal NOMIN FT JISUNG
  • Boys In The Kost
  • TRANSMIGRASI SI PENIKMAT GOSIP (BL)
  • KELUARGA ATMODJO [hiatus]
  • Yang Mereka Panggil Si Cuek
  • Oneshot XingQiu/Qiu Harem

[SUDAH TERBIT EBOOK DI GOOGLE PLAY DAN PLAYBOOK] Masa kuliah Lima yang B aja berubah saat dia kena angin antah berantah hingga membuatnya merhatiin Caka terus-terusan. Cowok pendiam-teman sekelas yang selama ini bahkan nggak masuk daftar cameo dalam hidupnya. Nggak cukup disana. Semesta yang kadang kidding malah memperkenalkan mereka di ruang komputer gara-gara donat sialan yang bikin Lima kelabakan kayak ayam mau bertelur sembilan. Ganteng? Baik? Atau karena glowing paripurna sampai ada grup kampus buat penelitian kulit Caka? Enggak! Lima nggak mikirin semua itu waktu pertama kali berhadapan dengan Caka sedekat itu. Justru manik leher Caka yang membuatnya ternganga lupa kalau cowok itu bukan siapa-siapa. Anehnya, sejak kejadian ruang komputer itu, kebetulan-kebetulan lain muncul seperti semesta merestui interaksi kecil mereka. Sampai puncaknya, gara-gara mulut lemes Sora, lidah Lima malah kepleset ngajakin Caka pacaran. Nggak ada briefing. Nggak ada persiapan. Semuanya serba tiba-tiba kayak tahu bulat di goreng dadakan. Awalnya pesimis, cowok itu bakal nolak dia dilihat dari kepribadiannya dalam kelas. Tapi nyatanya Caka bilang 'Ya'. Dan dari satu kata 'ya' itu, hubungan seorang Lima yang cerewet, neting-an dan posesif dengan Caka yang kalem, lempeng, lurus-lurus aja, dimulai.

More details
WpActionLinkContent Guidelines