KANVAS YANG HAUS

KANVAS YANG HAUS

  • WpView
    Reads 307
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadMatureComplete Sat, Jan 17, 2026
Pukul delapan pagi, saat cahaya matahari baru saja menyentuh permukaan kopiku, di balik layar aplikasi yang penuh dengan kepalsuan, aku bertemu dengan Helix. Pria itu tidak mencari teman bicara, tidak juga mencari cinta yang manis. Dia datang dengan tangan yang gemetar dan jiwa yang hancur oleh masa lalu yang terlalu gelap untuk diceritakan. Aku mengenalnya sebagai pelukis yang sedang sekarat di depan kanvasnya sendiri. Patah hati terakhirnya telah merampas kemampuannya untuk menciptakan keindahan. Baginya, kanvas putih adalah musuh yang mengejek ketidakberdayaannya. Tanpa basa-basi, Helix menawarkan sebuah kontrak satu bulan. Dia tidak memintaku untuk mencintainya. Dia memintaku untuk menjadi objek obsesinya, untuk berbagi sisi hypersex yang selama ini aku sembunyikan dari dunia luar. Dia menginginkan intensitas, kegilaan, dan gairah yang meluap-luap sebagai satu-satunya cara untuk membungkam trauma yang menghantui kepalanya. Awalnya aku berpikir ini hanyalah permainan ego. Namun, aku segera menyadari bahwa bagi Helix, aku adalah "obat". Dia membutuhkan ledakan dopamin dari kehadiranku untuk memaksa tangannya kembali menggoreskan kuas. Dia haus, bukan akan air, melainkan akan gairah yang bisa mengubah rasa sakitnya menjadi karya seni yang nyata. Dalam satu bulan ini, aku bukan lagi sekadar Zeya. Aku adalah bayangan di setiap warna merah yang ia sapukan, aku adalah detak jantung di balik tekstur cat yang tebal, dan aku adalah alasan mengapa kanvasnya kembali hidup. Kami terjebak dalam simbiosis yang berbahaya: dia menggunakan tubuh dan gairahku untuk ketenangannya, sementara aku menikmati peran sebagai satu-satunya kegilaan yang sanggup membuatnya kembali bernapas
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Kembang Desa
  • NINGRUM
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • Dangerous Deal S1-S2 (on going)
  • EKSKALASI
  • Define the Relationship
  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • Nala dan Mas Juragan
  • Nakula
  • Almost Married (On Going)

Usai menjalani pendidikan strata 1 di Ibu Kota, Adara Ruby Sanjaya (22), gadis centil nan cantik yang sering dipanggil dengan sebutan Dara diminta kembali oleh orang tuanya yang berada di desa. Menuruti adalah jalan terakhir yang harus di lakukan Dara. Dara pikir pulang ke kampung halamannya adalah pilihan yang sangat buruk, tetapi disana ia menemukan sesuatu yang sayang untuk dilewatkan. ~~~ Menjadi harapan satu-satu orang tua yang harus terjun ke dunia perdagangan, adalah takdir Biantara Pradikta (32), Bian yang merupakan anak laki-laki dari juragan tersohor se Kecamatan. Mempunyai adik perempuan yang masih berada di bangku menengah keatas, itulah alasan Bian tidak melanjutkan pendidikan paska lulus SMA. Memiliki sifat yang cuek dan tidak terlalu memikirkan tentang perempuan, padahal ibunya sering menyodorkan anak temannya untuk ia kencani, tetapi ia acuh tak acuh dengan itu. Sampai hadir seorang gadis jelita yang merupakan anak dari pengusaha beras di desanya, gadis yang menjadi buah bibir para tetangga, bukan hanya prestasi yang jarang orang dapat dikehidupan mereka, tetapi juga parasnya yang membuat para tetangga rela menyodorkan anak lelakinya pada gadis itu. Tetapi, mengapa Bian tidak menyukai itu! Cerita keseharian gadis incaran para pria dan calon menantu idaman ibu-ibu desa.

More details
WpActionLinkContent Guidelines