Chūdoku-sei no Sakura (Addictive Cherry Blossom)

Chūdoku-sei no Sakura (Addictive Cherry Blossom)

  • WpView
    Reads 92
  • WpVote
    Votes 13
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Sep 13, 2026
WpInfo
Fanfic
Tokyo Revengers
Original Character (OC)
Self-Insert / Imagines
Anime and Manga
[Sanzu Haruchiyo x OC] Ann tidak menyangka dirinya berhasil menaklukkan beasiswa, membuatnya kini resmi menjadi mahasiswi Jurusan Psikologi di Universitas Tokyo. Namun, keberhasilan itu terasa pahit. Jauh dari ayahnya di Amerika, Ann tiba di tanah kelahiran kakeknya, sebuah kota yang terasa asing, ramai, dan bising. Dia sendirian dan harus berjuang membangun kembali hidupnya dari awal. Gadis itu mencoba menikmati hari-hari bebasnya. Dia beradaptasi dengan ritme ibu kota, menghapal rute kereta menuju kampus, serta melatih bahasa Jepang sehari-harinya yang masih terdengar kaku. Hari-harinya mulai stabil, seolah kehidupannya akan berjalan seperti mahasiswa biasa lainnya. Namun, momen ketenangan palsu itu hancur dalam sekejap. Baru saja akan pulang, tas selempang yang Ann kenakan tiba-tiba dijambret. Ponsel, kartu zairyū, bahkan paspor ada di dalamnya! Didorong keputusasaan, Ann lari dan mengejar penjambret itu ke gang-gang sempit Tokyo. Ini adalah keputusan bodoh yang langsung Ann sesali. Penjambret malang itu ternyata berurusan dengan organisasi kriminal terbesar di Jepang, Bonten. Ann, gadis asing yang salah tempat itu tahu bahwa dia telah menyaksikan sesuatu yang seharusnya tidak dia lihat. Cover by @muty_max on Instagram PUBLISHED [11/01/26]
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • PAMENGKU | NOMIN
  • Your Daddy My Husband
  • I'm Not Just a Figuran
  • Given || Ju Jihoon
  • Possessive Male Lead
  • A House Between Us
  • Obsession Overdose
  • Rewriting The Villain (END)
  • Tokoh Pendukung Wanita
  • TOUCH-ME-NOT [keonhyeon]

Sejak peristiwa itu, para sesepuh menetapkan satu pantangan yang tak pernah berani dilanggar. Tak ada yang benar-benar tahu apa yang terjadi puluhan tahun silam. Yang tersisa hanyalah cerita-cerita "konon" yang diwariskan dari mulut ke mulut. Tentang malapetaka yang selalu datang ketika kedua pamengku berdiri di pendapa yang sama. Tak seorang pun berani mempertanyakan kebenarannya. Hingga Manggala Paramayoga mulai bertanya... Apakah pantangan itu benar-benar ada?

More details
WpActionLinkContent Guidelines