My Favorite Girlfriend

My Favorite Girlfriend

  • WpView
    Reads 7,910
  • WpVote
    Votes 1,279
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Feb 23, 2026
Juwita, CEO muda, dan Carmel, mahasiswi hukum yang ceria, adalah sepasang kekasih. Meski dunia mereka berbeda, cinta mereka kuat,Juwita memberi rasa aman dan ketegasan, Carmel membawa tawa dan warna dalam hidup Juwita. Bersama, mereka saling melengkapi dan menghadapi dunia dengan cinta yang manis tapi nyata. ------- "Halo, terima kasih sudah mampir ke cerita ini. Aku masih penulis pemula, jadi mungkin masih banyak kekurangan dalam alur, dialog, atau cara aku menyampaikan emosi tokohnya. Tapi setiap cerita yang aku tulis adalah hasil dari usaha, belajar, dan keinginan untuk membagikan dunia yang aku bayangkan. Aku sangat menghargai setiap pembaca yang mau meluangkan waktu untuk ikut membaca, memberi dukungan, atau sekadar memberi masukan. Semoga kalian bisa menikmati cerita ini, dan aku harap kalian bisa ikut merasakan perjalanan tokohnya, sama seperti aku menikmati setiap proses menulisnya. Terima kasih sudah menjadi bagian dari perjalanan belajar aku ini."
All Rights Reserved
#283
woomen
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Time
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • GHAIKA (REVISI)
  • Blueprint Pelarian Villain
  • GRAVARENZO
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • Tsundere Maniak Susu
  • EVANESCENT (HIATUS)
  • I'm Not Just a Figuran
  • Transmigrasi Ziora
The Time

Tiga tahun Jeselyn Ananta menghabiskan waktunya mengejar bayang-bayang tunangan nya, Leon Gamalio. Baginya, Leon adalah segalanya. Namun, malam itu mengubah segalanya. Hantaman keras sebuah truk di persimpangan jalan gelap membuat nya berada di ambang maut, dalam koma yang panjang, jiwa Jeselyn melayang masuk ke sebuah masa depan yang tak pernah ia bayangkan. Ia melihat dirinya sendiri dalam versi yang lebih dewasa, lebih rapuh, dan hancur di tengah kemewahan sebuah rumah megah. "Mau ke mana lagi?" tanya Jeselyn masa depan dengan suara serak akibat tangis. "Menemani wanita yang sedang mengandung anakku," jawab Leon dingin, tanpa sedikit pun menoleh. Kenyataan pahit itu menghujam jantung Jeselyn. Pernikahan yang ia impikan ternyata hanyalah penjara tanpa cinta.

More details
WpActionLinkContent Guidelines