The White Swan's Marriage Contract

The White Swan's Marriage Contract

  • WpView
    MGA BUMASA 40
  • WpVote
    Mga Boto 3
  • WpPart
    Mga Parte 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeHuling na-publish Thu, Feb 5, 2026
Gadis yang malang dengan penuh tekad bekerja disalah satu perusahaan terbaik di Eropa Selatan.Baru beberapa bulan dia bekerja disana tapi malah membuat kesalahan besar yang membuat perusahaan tempat dia bekerja rugi jutaan dollar. Dia mencari cara bagaimana menutupi kerugian jutaan dollar itu dengan waktu singkat yang diberikan oleh atasannya. Ditengah rasa frustasi itu Frederic datang dengan sedikit harapan untuk membantu Carla yang tentunya harus ada timbal balik. Sedangkan Frederic sendiri juga dihadapkan pada tekanan dalam kekurangan yang membutuhkan bantuan Carla untuk menyesuaikannya. Sama-sama frustasi dan saling membutuhkan mereka sepakat untuk bekerja sama menyelesaikan masalah masing-masing lewat kontrak yang hanya orang terdekat mereka yang tau. >"Dulu aku percaya kontrak bisa mengatur segalanya. Sekarang aku tahu, cinta adalah satu-satunya hal yang tak bisa ditulis diatas kertas."....
All Rights Reserved
#15
aristokrat
WpChevronRight
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  • Nala dan Mas Juragan
  • Salah Status
  • Kembang Desa (Hiatus)
  • Prahara Lamaran [END]
  • Nakula
  • Stand by Me (END+LENGKAP)
  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman