Tutor's Obsession

Tutor's Obsession

  • WpView
    LECTURAS 12,050
  • WpVote
    Votos 586
  • WpPart
    Partes 18
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación jue, may 14, 2026
[21+] DARK ROMANCE - CAMPUS LIFE - INTERFAITH Bagi seluruh kampus, Rayyan Narendra Ruhan adalah definisi kesempurnaan. Mahasiswa Teknik Elektro, Ketua BEM yang dihormati, dan putra pemilik resort mewah yang dituntut kesempurnaan. Dia adalah "Matahari" yang tak tersentuh. Bagi Alana Maxwell, mahasiswi pindahan dari London yang kesepian, Ruhan adalah penyelamat. Senior baik hati yang rela meluangkan waktu menjadi tutor Bahasa Indonesia-nya di tengah kesibukan organisasi. Namun, Alana tidak tahu bahwa di balik topeng "Kakak Tingkat Idaman" itu, Ruhan adalah predator yang sabar. Ruhan tidak menginginkan uang bayaran les. Ruhan menginginkan Alana. Seutuhnya. Diawali dengan modus belajar, Ruhan perlahan mengisolasi Alana, menjeratnya dalam obsesi gila yang manipulatif. Ruhan tidak peduli pada tembok tinggi bernama agama yang memisahkan mereka. Dia tidak peduli bahwa Tuhannya dan Tuhan Alana berbeda. Baginya, Alana adalah satu-satunya doa yang ingin ia paksakan untuk terkabul. "Kamu boleh mengadu pada Tuhanmu di gereja, Alana. Tapi ingat, saat kamu keluar dari sana... kamu tetap milikku." Ketika sesi belajar berubah menjadi sesi penaklukan, dan sentuhan berubah menjadi dosa, sanggupkah Alana lari? Atau ia justru rela tenggelam karena untuk pertama kalinya, ia merasa dicintai secara brutal? ⚠️ WARNING: Mengandung konten dewasa (21+), Toxic Relationship, Manipulative Male Lead, perbedaan keyakinan (Interfaith), dan Mental Health Issue. Semua tokoh dalam cerita ini Adalah karya fiksi belaka, jika anda menemukan nama yang sama dalam kehidupan asli maka hal itu adalah kebetulan semata. ⚠️HARAP JANGAN MENGAITKAN CERITA INI DENGAN KEHIDUPAN ASLI DALAM KAMPUS BAIK DALAM INSTAGRAM RESMI MAUPUN SOSIAL MEDIA LAINNYA.⚠️ ⚠️ DISCLAIMER: TIDAK ADA MAKSUD MENGUJAR KEBENCIAN, SEMUA HANYA PERCAKAPAN FIKSI SANG TOKOH BELAKA! ⚠️ Selamat membaca dan bijaklah dalam membaca!!!
Todos los derechos reservados
#28
toxicromance
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Nala dan Mas Juragan
  • Hello, KKN!
  • Kedhaton Soeraandaru Hadiningrat
  • I Won't Be the Tragic Fiancée (END)
  • DOMINEX | The Crime Lock
  • My Celestia [ON GOING]
  • Pawang Hantu Om Aktor
  • Be My Wife
  • The Villain Mother
  • The Last Yes!

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido