Hati-hati di Jalan

Hati-hati di Jalan

  • WpView
    Membaca 69
  • WpVote
    Vote 11
  • WpPart
    Bab 1
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sen, Jan 5, 2026
Janu pikir, Tia adalah perempuan yang tepat baginya. Tia juga mengira Janu lelaki yang terbaik untuknya. Mereka pernah saling mencintai sedalam-dalamnya, jatuh cinta sejatuh-jatuhnya. Tetapi akhirnya, keduanya sadar bahwa hubungan mereka tidak bisa untuk dilanjutkan lagi. Meski banyak kesamaan, Janu dan Tia akhirnya paham, kesamaan tidak selalu berarti searah. Untuk Januar dan kepada Septia, hati-hati di jalan.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#247
sial
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Semestinya Cinta ( Selesai )
  • THE REBELLOUSE!
  • Spicy
  • Work Life, Love Balance (END)
  • Half Of My Heart [END]
  • Menuju Seperempat Abad
  • Goodbye, Hello?
  • Tanda Seru
  • Favorite Lecturer
  • MANAGER KEUANGAN

-Sandara- Selama ini dia kenal Miko sebagai laki-laki yang selalu ngomong: "Pagi, Dara!" "Udah di-follow-up, Dara?" "Deadline nih. ASAP, ya Dara!" Nggak pernah dia bayangkan kalau dari mulut Miko ternyata juga bisa keluar kalimat: "Sandara, this day, before our family and friends, with joy in my heart, I pledge myself to you as your husband, promising to cherish our moments together, for now and forever." -Jatmiko Sadewo- Selama ini Dara mungkin cuma segelintir orang yang kebetulan harus Miko temui dari jam 9 pagi sampai 5 sore dalam hidupnya. Nggak pernah terbayangkan kalau perempuan itu ternyata bakal hadir 24 hours a day, 7 days a week di hidupnya. Ya, sama sekali nggak. Karena, Miko pikir jodohnya ya Prita. Kenapa bisa jadi Sandara? =========================================

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan