Ada luka yang tidak sembuh oleh waktu. Ada rindu yang tidak pernah benar-benar pergi. Adila mengira sepuluh tahun cukup untuk melupakan. Sampai takdir mempertemukannya kembali dengan Trian- lelaki yang paling ia hindari. Lelaki yang menghancurkan hidupnya. Di antara kenangan, rasa bersalah, dan kebencian yang belum usai, hanya ada satu pertanyaan yang tersisa: Apakah cinta pertama benar-benar bisa mati... atau hanya menunggu untuk diperbaiki?
Mehr Details