Jatuh Cinta Pada Musuh

Jatuh Cinta Pada Musuh

  • WpView
    Reads 147
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Apr 29, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
Di SMA Garuda, nama Trian Aditya Pratama identik dengan masalah. Berandal kelas XII, ketua geng sekolah, dan murid yang paling sering dipanggil BK. Tidak ada yang berani menentangnya. Kecuali Anna Aurellia Maharani. Anna adalah siswi teladan dengan nilai sempurna dan sikap dingin. Kebenciannya pada Trian bermula dari satu kejadian di masa lalu yang membuat reputasi Anna hampir hancur. Mereka adalah musuh. Setiap pertemuan berakhir dengan pertengkaran. Setiap tatapan penuh api. Namun saat takdir memaksa mereka bekerja dalam satu proyek kelulusan, batas antara benci dan cinta mulai kabur. Di balik sikap brutal Trian, Anna menemukan sisi yang tak pernah dilihat siapa pun. Dan di balik keteguhan Anna, Trian menemukan alasan untuk berubah. --- Jangan lupa follow akun penulis yaaa tiktok @mazzrr8 instagram @riii_.sm Youtube @riii_comel
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Nala dan Mas Juragan
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • Nakula
  • Prahara Lamaran [END]
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]
  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • Stand by Me (END + MASIH BERANTAKAN, INI TULISAN PERTAMA GUE WOI MAKANYA BRNTKN)
  • Kembang Desa
  • Salah Status [END]

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines