(GXB) Childish Boy: A mistake We Chose.
(Cerita udah tamat, tapi updatenya yang males)
Varyn Vortessa Voss. Sosok yang selalu berjalan seolah dunia harus menyingkir untuknya. Tatapannya tajam, suaranya dingin, dan setiap kata yang keluar terasa seperti perintah yang tak perlu dibantah. Di kantor, ia dikenal sebagai wanita yang tak tersentuh-perfeksionis, dominan, dan nyaris tak pernah menunjukkan emosi selain ketegasan ... atau kemarahan.
Satu-satunya orang yang berani berdiri sejajar dengannya hanyalah rivalnya, Aruno Jaeden. Pria angkuh, rapi, dan selalu tampak percaya diri dengan senyum tipis yang menyebalkan. Mereka sering bersitegang dalam rapat, saling menjatuhkan argumen, saling menantang tanpa pernah benar-benar kalah.
Namun tidak ada yang tahu, di balik sikap dingin dan superior itu, Aruno menyimpan sisi yang jauh berbeda-lembut, sensitif, dan rapuh. Sesuatu yang ia sembunyikan rapat-rapat dari dunia ... terutama dari Varyn.
Sampai suatu malam, batas itu runtuh.
Dimulai dari perdebatan panas yang berubah menjadi sesuatu yang terlalu dekat, terlalu emosional, terlalu penuh tensi yang selama ini mereka pendam. Tidak ada rencana. Tidak ada kontrol. Hanya dua ego besar yang akhirnya terbakar oleh sesuatu yang lebih dalam dari sekadar persaingan.
Dan keesokan harinya, dunia mereka tidak lagi sama.
Varyn menganggap itu sebagai kesalahan-sebuah momen lemah yang harus dilupakan. Ia kembali mengenakan sikap dinginnya, berjalan seperti biasa seolah tidak ada yang terjadi.
Tapi Aruno tidak. Ia tidak pernah melakukan hubungan diatas batas wajar. Dia merasa sangat berdosa. Tapi, dia juga bingung. Sisi Aruno yang sebenarnya lembut menuntut untuk meluruskan kesalahan ini.
Dan setelah itu, semua berjalan dengan rumit, ngawur, penuh intrik ... tapi juga jujur.