Kasus

Kasus

  • WpView
    Reads 0
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jan 7, 2026
Di sebuah asrama terpencil di Jawa Timur, kehidupan yang selama 19 tahun berjalan damai tiba-tiba runtuh. Serangkaian pembunuhan terjadi, bukan satu, bukan dua, melainkan beruntun. Tujuh murid dan satu guru dipilih untuk menyelidiki kasus yang tak biasa ini. Setiap korban selalu ditemukan bersama sebuah kartu remi, sengaja ditinggalkan sebagai petunjuk sekaligus tantangan. Angka dan simbolnya menyimpan makna, bukan hanya apa dan siapa melainkan juga tentang mengapa dan bagaimana. Cara membunuh yang tak biasa, teka-teki yang tak mudah ditebak... akan dipecahkan bersama.
All Rights Reserved
#63
kartu
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Bound to Him
  • SHEA SANG FIGURAN
  • Fraktal Rahasia
  • Hello, Mr. Mafia!
  • Shadow in the Lab
  • Defiant
  • FRAGMENTS OF HEART - GINJAY ☆
  • Trasmigrazione Gemellare Antagonista.
  • (END) Setting the Path of Life - 🔞BL, ABO (JOONGDUNK)
  • My Perfect Model ( Republish )

Arstella terbangun di tubuh seorang pelayan di dunia asing yang penuh aturan dan kasta yang tak ia pahami. Setelah dipecat karena kebodohan yang tak disengaja, ia menemukan secarik poster. Kerajaan Eldoria tengah mencari pelayan untuk dua pangeran. Pangeran Leo, sang pewaris berambut emas yang dicintai rakyat, dan Pangeran Theodore, sang anak berambut hitam yang dibenci istana karena dianggap membawa kutukan. Tanpa pilihan, Arstella melamar pekerjaan itu dan tanpa sadar melangkah ke dalam istana yang tak hanya penuh kemegahan, tapi juga rahasia kelam. "Dewa aku hanya ingin hidup tenang... aku hanya ingin bekerja," bisik Arstella lirih, seolah sedang memohon pada langit yang bahkan tak menjawab. Namun, jawabannya datang dari bayangan. Suara Theodore terdengar rendah dan berbahaya. "Sayangnya, kau bekerja pada iblis, Stella." Ia melangkah mendekat, matanya gelap tak menyisakan belas kasih. "Dan dewa tak punya kuasa atas sesuatu yang sudah menjadi milikku."

More details
WpActionLinkContent Guidelines