Yang Beda Memang Beda

Yang Beda Memang Beda

  • WpView
    Membaca 940
  • WpVote
    Vote 648
  • WpPart
    Bab 20
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sab, Apr 4, 2026
WpInfo
Fiksi
Romansa
"hidup cuma sekali, dan sama elo juga harus sekali! Sekali sampai seumur hidup". -MAHEN- Bukan mahen namanya kalau tidak mengeluarkan kata-kata gombalan tentang ujaran cintanya. Modelan tengil dan banyak bicara seperti ini yang biasanya banyak disukai cewek-cewek diluaran sana. Berbeda dengan Esya. Esya bukan typikal cewek yang akan menerima pasangannya dengan apa adanya. Karna Esya juga mengusahakan dirinya agar tidak apa adanya didepan pasangannya. Mustahil sekali bagi Esya jika harus menjalin hubungan yang hanya penuh dengan cinta, itulan makanya ia memerlukan seseorang yang bisa mengujarkan..... "Cinta tanpa uang itu bulshitttt sayangg...." Dan itu mahen. Walaupun kata-kata gombalannya segudang, tapi cowok ini juga typikal cowok yang gak cuma banyak omong, juga banyak aksi. Jadi enak dong, perut kenyang, gombalannya juga bikin kita ngerasa disayang.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#8
remajaromance
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • The Time
  • EVANESCENT (HIATUS)
  • GRAVARENZO
  • I'm Not Just a Figuran
  • Transmigrasi Ziora
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • Blueprint Pelarian Villain [END]
  • GHAIKA (REVISI)
  • Tsundere Maniak Susu
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
The Time

Tiga tahun Jeselyn Ananta menghabiskan waktunya mengejar bayang-bayang tunangan nya, Leon Gamalio. Baginya, Leon adalah segalanya. Namun, malam itu mengubah segalanya. Hantaman keras sebuah truk di persimpangan jalan gelap membuat nya berada di ambang maut, dalam koma yang panjang, jiwa Jeselyn melayang masuk ke sebuah masa depan yang tak pernah ia bayangkan. Ia melihat dirinya sendiri dalam versi yang lebih dewasa, lebih rapuh, dan hancur di tengah kemewahan sebuah rumah megah. "Mau ke mana lagi?" tanya Jeselyn masa depan dengan suara serak akibat tangis. "Menemani wanita yang sedang mengandung anakku," jawab Leon dingin, tanpa sedikit pun menoleh. Kenyataan pahit itu menghujam jantung Jeselyn. Pernikahan yang ia impikan ternyata hanyalah penjara tanpa cinta.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan