KAGETSU

KAGETSU

  • WpView
    Reads 17
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jan 6, 2026
Bayangan Terakhir Kagetsu Di desa terpencil Kagetsu, yang tersembunyi di balik pegunungan dan kabut abadi, bayangan pernah menjadi pelindung yang tak terlihat. Klan Kurobane-ninja yang hidup dan mati dalam sunyi-mengorbankan segalanya demi keselamatan desa. Hingga suatu malam tanpa bulan, mereka dikhianati dan dibantai oleh orang-orang yang pernah mereka lindungi. Sepuluh tahun kemudian, satu bayangan kembali. Kuroda Fumetsu, satu-satunya penyintas Kurobane, menyaksikan desanya kembali terancam oleh pasukan bayaran dari luar. Namun serangan ini bukan sekadar penaklukan-melainkan upaya menghapus jejak masa lalu dan membungkam kebenaran yang terkubur dalam darah. Saat api menyala dan kabut menelan Kagetsu, Fumetsu harus menghadapi pengkhianatan lama, musuh yang diciptakan oleh ketakutan, serta harga dari teknik terlarang yang mengorbankan nyawa penggunanya. Di antara bayangan dan api, ia bertarung bukan demi balas dendam semata, melainkan untuk memastikan bahwa pengkhianatan tidak berlalu tanpa konsekuensi. Bayangan Terakhir Kagetsu adalah kisah aksi ninja yang gelap dan tragis-tentang kesetiaan yang dilupakan, kekuasaan yang menipu, dan satu bayangan yang memilih mati agar kebenaran tidak ikut lenyap bersama malam. ---
All Rights Reserved
#502
ninja
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  •  "The Protector's Legacy: Love, Chaos, and the Choi Heirs
  • Changed || Caine Chana || FANFIC || S2 ON GOING
  • Force to Marry the Devil
  • Transmigrasi: Dion or Daniel
  • Stay with you? Really?
  • Terasingkan (On Going)
  • The Baby Of Valderic
  • Just A Name
  • Ferrell Harland Natio
  • Heir of 24 Hours

Jennie mendengus, lalu masuk ke dalam mobil. Saat Lisa hendak duduk di kursi depan samping supir, Jennie tiba-tiba bersuara. "Siapa bilang kau duduk di depan? Kau duduk di belakang, di sampingku. Aku ingin melihat seberapa hebat 'pahlawan' pilihan Appa ini saat aku sedang merasa bosan," perintah Jennie dengan nada meremehkan. Lisa terdiam sejenak, lalu mengangguk. "Baik, Nona."

More details
WpActionLinkContent Guidelines