AS KINGDOM

AS KINGDOM

  • WpView
    Reads 76
  • WpVote
    Votes 31
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jul 26, 2026
WpInfo
Fiction
Mystery
Detective and Police
Conspiracy
Murder
Karya original, dilarang menyalin! (Original work, don't copying!) Dari hujan kita dapat melihat bagaimana intrik tetap berjalan dan dunia yang normal pada lapisan luar dimana intrik para penguasa yang datang dalam jalur bayangan dibalik megahnya dunia mengenal dan hukum yang tidak ada batasnya. Dari nama samaran, sampel darah, dan topeng beraksen khas, para penguasa berkumpul dalam satu aula hotel untuk sebuah permainan yang tidak pernah disebut sebagai lelang. Tidak ada barang mewah. Tidak ada teknologi. Yang dipertaruhkan adalah kekuasaan, pengaruh, dan manusia. Hanya satu sentuhan sidik jari, permainan yang menjanjikan keuntungan besar dimulai dan kehancuran menjadi teman jika gagal membaca situasi. Dimulai dari bangku sekolah, Leon perlahan memahami bahwa dunia para calon penguasa dibangun dari manusia yang memilih gelap, manipulasi yang dibungkus kehormatan, dan sebuah dunia bawah tanah yang terus berputar demi mencapai puncak. Setiap langkah memiliki harga yang harus dibayar. -ARUNA-
All Rights Reserved
#49
politics
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Black Code (Lima)
  • WO: Neo Culture Tetanggaan [SEGERA TERBIT]
  • The Drak (END)
  • [Imagine Series] - EXO Version
  • Takdir di IPA 1-1 (on going)
  • Chainsaw man : Denji x Makima
  • blackpink x bangtan 💙💙
  • The Art of Misdirection || PREVIEW
  • kOSTAN KEMBANG GULA
  • Don't Go To Busan Beach (BTS HOROR) #TAMAT

~lanjutan cerita ~TEMAN LAMA ~ "Jadi mereka tetap mati walaupun aku sudah bersusah payah menyelamatkan mereka" ucap Aqilla seraya menyilangkan kakinya dan mengankat tangan kanan untuk menopang dagu "ini bisa jadi masalah besar" Aqilla menatap intens siluet pelaku yang tertangkap kamera cctv tanpa dia sadari rupanya makan malam telah siap dan Haris berteriak memanggilnya dari dapur, Aqilla langsung mematikan tv dan bergegas ke dapur bergabung bersama saudaranya untuk menyantap makan malam, Aqilla tersenyum saat melihat makanan di depannya ~ "semua teman mu sudah kakak hubungi, teman yang mana?" tanya pria berkacamata sambil menatap sinis adik perempuannya yang basah kuyup "amm..." Aqilla berusaha mencari jawaban yang tepat agar kakaknya tidak curiga, tapi sialnya otak dia tidak bekerja dengan benar yang membuatnya hanya diam, "kamu habis dari kafe kan" tuding pria yang awalnya duduk bersandar pada sofa kini menegakkan duduknya menambah kesan penuh karisma yang membuat Aqilla takut Faktanya dia memang dari kafe yang dimaksudkan oleh ke dua kakak laki-lakinya, tapi dia bukan sekedar pergi menghabiskan uang di sana, dia ikut kerja sambilan dan jam kerja yang di berikan pada anak SMP sepertinya adalah sore hari agar tidak mengganggu jam sekolah, awalnya dia tidak diizinkan bekerja karena belum cukup umur tapi karena dia terus datang dan berteman baik dengan semua pegawai serta bos kafe, Aqilla akhirnya terdaftar sebagai pelayan. ~ Dia merasa senang bisa mendapatkan keluarga baru seperti mereka, tapi semua tidak akan berlangsung lama jika rahasia Aqilla terbongkar tanpa dia sadari senyumannya telah sirna dan digantikan dengan wajah datar, Aqilla mengingatkan kepada dirinya sendiri untuk tidak terlalu dekat dengan keluarga yang telah mengadopsinya agar tidak terulang kembali kejadian dimasalalu yang menimpa orang-orang baik yang mengadopsi Aqilla sebelumnya, jadi dia harus memainkan perannya lebih bagus lagi agar atasannya tidak mengajukan protes.

More details
WpActionLinkContent Guidelines