Buku Harian di Gerbong 17

Buku Harian di Gerbong 17

  • WpView
    Membaca 819
  • WpVote
    Vote 138
  • WpPart
    Bab 38
WpMetadataReadDewasaLengkap Sel, Jul 7, 2026
WpInfo
Fiksi
Romansa
Akhir Bahagia
Ketegangan
Mafia
Rosiana Malik, seorang penulis literasi budaya yang berjiwa petualang, mendedikasikan hidupnya untuk merekam tradisi dunia yang mulai pudar. Di tengah guyuran hujan lebat di Stasiun Hua Lamphong, Bangkok, ia menemukan sebuah buku harian usang milik Aria, seorang gadis Indonesia yang menjadi korban sindikat perdagangan manusia internasional bermodus beasiswa model. Terobsesi untuk mengungkap kebenaran, Rosiana melakukan perjalanan hingga ke Istanbul, Turki. Di sana, ia bertemu dengan Levent Altınbaşak, seorang perwira polisi Turki yang menyamar. Penyelidikan membawa mereka melakukan pengejaran berbahaya melintasi berbagai negara: dari pegunungan di Pakistan, menyusuri kanal-kanal di Vietnam, hingga pulau-pulau di Filipina, sebelum akhirnya kembali ke akar masalah di Indonesia. Di bawah deru kereta dan hujan monsun berbagai negeri, Rosiana harus menghadapi kenyataan bahwa cintanya pada Levent terhalang oleh misi rahasia sang polisi yang mengancam nyawa mereka berdua. BUku Harian di Gerbong 17 adalah novel tentang keheningan yang diwariskan, tentang perempuan yang memilih bertahan melalui kata, dan tentang perjalanan yang pada akhirnya memilih penumpangnya.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • OBSESISEAN (TAMAT)
  • Night Calls
  • Keluarga Berencana (Selesai)
  • SENTUHAN TERLARANG KOMANDAN SUAMIKU ( DEWASAAA 21++++ )
  • Círculo del Destino
  • Clause of Us
  • The Mafia's Sinful Obsession [21+]
  • DOMINEX | The Crime Lock
  • SAGARA (Hey, My husband!)
  • Lost With Prince

"Itu cuma sesaat, dan gue ga pernah ada rasa apapun malam itu!" balas Kazela. "Tidak ada rasa? Kalau tidak ada rasa apapun, kenapa kamu desah desah sambil menyebut nama saya hm?" rahang Marvel mengeras. NO JIPLAK JIPLAK.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan