Ruang Dalam Kepala

Ruang Dalam Kepala

  • WpView
    Reads 63
  • WpVote
    Votes 44
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jan 6, 2026
Tidak semua orang kehilangan rumah karena ditinggalkan. Sebagian kehilangan karena harus bertahan. Kinara adalah anak pertama yang belajar dewasa terlalu cepat. Setelah ayah dan ibunya pergi, hidup tidak lagi memberi pilihan selain bekerja, menjaga adiknya, dan menahan semua yang tidak sempat diucapkan. Di kepalanya, ada ruang yang tidak pernah sepi dipenuhi rindu, lelah, dan mimpi yang sempat dikubur. Di antara hari-hari yang berjalan tanpa arah, Kinara bertemu kehilangan lain, persahabatan yang datang sebentar namun mengubah segalanya, serta kesempatan yang memaksanya kembali percaya pada hidup. Dari bekerja, berkuliah, hingga berani bermimpi lagi, Kinara belajar bahwa kehilangan tidak selalu meminta air mata kadang ia hanya ingin dikenang. Ruang Dalam Kepala adalah kisah tentang anak yang bertahan tanpa tempat pulang, tentang cinta yang tidak pernah benar-benar pergi, dan tentang bagaimana seseorang tetap memilih hidup meski dunia pernah merenggut hampir segalanya. Dan anak yang terlalu cepat mengerti dunia tidak pernah benar-benar menjadi anak.
All Rights Reserved
#225
sickstory
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Dua Langit Berbeda
  • Gila!?, Gue Jadi Kucing?!
  • Stealing My Husband
  • MOTHER
  • ATMA FATAMORGANA
  • The Place You Left Me (Menuz) [END]
  • BOUND WITHOUT LOVE (END)
  • GAREL ; POSESIF BROTHER
  • My Step Mom?
  • Unexpectedly Yours

Dua anak kembar yang terpaksa terpisah sejak tangis mereka pertama kali terdengar di bumi-sang ibu membawa Saka, sang ayah membawa Kael. Satu tumbuh dalam kehangatan dan prestasi, dikelilingi senyum dan harapan. Satu lagi belajar bertahan di rumah yang keras, memeluk mimpi di dalam air, lalu kehilangannya oleh tangan yang seharusnya melindungi. Mereka hidup di dunia yang sama, bersekolah di tempat yang sama, bahkan memiliki wajah yang hampir serupa. Namun tidak pernah tahu bahwa darah yang mengalir di tubuh mereka berasal dari luka yang sama. Ini adalah kisah tentang keluarga yang retak, mimpi yang dipatahkan, dan dua saudara yang berjalan berdampingan tanpa pernah benar-benar bertemu.

More details
WpActionLinkContent Guidelines