Story cover for Qeez by penasyana
Qeez
  • WpView
    LECTURAS 846
  • WpVote
    Votos 145
  • WpPart
    Partes 10
  • WpView
    LECTURAS 846
  • WpVote
    Votos 145
  • WpPart
    Partes 10
Continúa, Has publicado ene 06
8 partes nuevas
Memang harus ada kejadian besar, baru pria itu ingat untuk pulang ke Indonesia. Namun pulangnya membawa luka, dan trauma tersendiri sehingga ia berniat mencari pelampiasan di vault bar Jakarta.
Memesan wanita dari anak yang bisa dikatakan seumuran dengan adiknya Areta.


"Lo temannya Areta kan?" 
Qeez mengangguk lagi, namun kali ini sedikit pelan. Tatapannya menunduk sebentar, menahan debar.
"Areta tau lo kerja di sini?" tanya Harrev lagi , kali ini nada santai tapi tetap menusuk , seolah menilai.

"Gue di sini penghubung, bukan lady..." katanya, suara sedikit bergetar tapi tegas, mencoba menjelaskan profesinya.
Harrev menatapnya dengan dingin, masih menyimpan ekspresi seperti mengejek. "Gak percaya gue?"

"Bukan ranah gue juga buat bikin lo percaya..." balas Qeez dengan nada yang tak kalah dingin dari Harrev. Bibirnya bergetar sedikit, tapi ia tetap menahan emosi.



***
Lo jauh-jauh bawa gue ke sini, buat bunuh diri bareng?" sarkas Qeez melihat Harrev yang sudah selesai dengan drama tali yang mengikat pinggangnya. Pria itu hanya tertawa, tawa lepas yang tidak pernah Qeez lihat sebelumnya.

"Yok, asik kayaknya." Ujarnya remeh 

Ia memberi tali itu ke Qeez namun Qeez hanya diam tak bergeming. 

"Gila ya lo.."
Todos los derechos reservados
Regístrate para añadir Qeez a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
#139hurt
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
Quizás también te guste
Slide 1 of 10
Jodoh di Kamar Sebelah cover
Rencana Pensiun Dini Nona Villain cover
THE CONTRACT cover
Kim So Hyun Fanfiction [Request] cover
Lilin di Jendela lantai 7 cover
Kiss & Play [21+] cover
all "about you" ANSEIRA cover
aku kau dan dia ( End ) cover
SETIA LUKA cover
Let Me Burn Beside You cover

Jodoh di Kamar Sebelah

60 partes Continúa

||FOLLOW SEBELUM BACA!!!|| "Ini kamar aku, nggak boleh nyelonong masuk tanpa izin" tegas Ala, kesal karena ruang pribadinya diakses tanpa seizinnya. Kai menutup pintu, mendekat ke arah Ala yang sedang berbaring di ranjangnya. "Ih, jangan naik" larangan Ala lagi-lagi diabaikan oleh pria itu. Ala memberenggut kesal, pria kaku itu bahkan sudah bergabung di bawah selimut yang ia pakai. "Sejak kapan suami istri punya kamar sendiri-sendiri?" bisik Kai tepat di belakang telinga Ala. Ala merinding kegelian karena hangat hembusan nafas Kai. "Sejak sekarang" pekik Ala begitu berhasil melarikan diri dari dekapan Kai. Dia berlari ke luar kamar, meninggalkan Kai yang tertawa puas setelah berhasil menggoda dirinya. Masih terasa jejak usapan tangan Kai di perutnya tadi. Ala khawatir, apakah pria itu sudah tahu? *** Cerita ini tentang dua sejoli yang hidup bertetangga namun tidak saling mengenal. Mereka bertemu karena sebuah insiden, hingga akhirnya semakin dekat dan mulai nakal tipis-tipis 🔞 ⚠️⚠️⚠️ Terdapat beberapa konten dewasa eksplisit dan kata-kata vulgar, silahkan skip jika tidak berkenan. Bijaklah memilih bacaan. JANGAN LUPA VOTE DAN KOMEN KARENA BACA CERITA INI GRATIS. JANGAN JADI SILENT READER!