Mentari terbiasa menjalani hidup dengan senyum profesional. Setiap hari, ia duduk di balik meja layanan sebuah bank, melayani nasabah dengan ramah, mengejar target bulanan, dan menekan kelelahan yang tak pernah benar-benar hilang. Hidupnya berjalan rapi, datar, dan penuh aturan, seperti jadwal kerja yang tak pernah meleset. Hingga suatu hari, seorang nasabah datang dan, tanpa disadari mulai menggeser keseimbangan yang selama ini ia jaga dengan susah payah.
Saka. Seorang pria tenang, cerdas, dan terlalu menarik untuk diabaikan. Pertemuan singkat mereka seharusnya berakhir seperti transaksi biasa. Namun, satu senyum, satu obrolan ringan, dan satu pesan singkat setelahnya perlahan menyeret Mentari ke wilayah yang tidak pernah ia rencanakan yaitu, perasaan.
Hubungan mereka berkembang di sela-sela kesibukan kerja, pesan singkat di jam sibuk, kopi singkat di tengah jadwal padat, dan tawa kecil yang terasa semakin berarti. Masalahnya, Saka bukan pria biasa. Dunia mereka berbeda. Status, tanggung jawab, dan tekanan pekerjaan membuat segalanya terasa tidak seimbang. Gosip kantor, jarak emosional, dan sikap profesional yang dipaksakan mulai menguji keberanian Mentari untuk jujur pada dirinya sendiri.
Saat komunikasi mulai renggang dan harapan terasa sepihak, Mentari dihadapkan pada pilihan sulit. Bertahan pada perasaan yang tidak pasti, atau kembali pada hidup aman yang selama ini ia kenal. Untuk pertama kalinya, ia harus memutuskan apakah ia akan terus mengecilkan diri demi terlihat "cukup pantas", atau berani memperjuangkan kebahagiaannya sendiri.
Di Antara Kamu dan Karir adalah kisah romansa kantor yang hangat dan realistis. Tentang perempuan biasa, dunia kerja yang menuntut, dan cinta yang datang tanpa pernah diminta. Sebuah cerita tentang belajar memilih diri sendiri, tanpa kehilangan keberanian untuk mencintai.
Todos los derechos reservados