Setelah malam itu dunia pemuda manis telah berubah, hari-hari yang ia lewati tak lagi se tenang sebelumnya. mata yang selalu mengunci setiap pergerakannya dan langkah kaki yang selalu menggema di belakangnya membuat pemuda manis itu di hantui rasa takut di setiap harinya. "Gue mau bicara sama lo" ucap Dew dengan langkah yang semakin mendekat ke arahnya "Maaf kak, aku lagi buru-buru" ucap Tee dan langsung pergi begitu saja tanpa memperdulikan Dew yang mematung menatap kepergiannya dengan rahang yang mengeras. "Wtf?!?! seumur hidup baru kali ini gue ngerasa di tolak, oke gapapa one day you'll be mine Teerandra Marhenza" ucap Dew dengan seringai di bibirnya. Akankah Dew berhasil meluluhkan hatinya? atau dia akan menyerah dan kembali pada dunia gelapnya? yang homophobic jauh-jauh ya 🚫 mengandung kata-kata kasar 🚫 terdapat adegan 🔞 tolong bijak dalam memilih, happy reading. (gabut bgt gue, ngide buat ginian gasuka skip aja ya kakak²)
Más detalles