Bagi Arini, Arlan adalah definisi suami sempurna. Sepuluh tahun pernikahan mereka berjalan tanpa riak, penuh dengan kasih sayang yang manis dan perhatian yang tak pernah luntur. Arlan adalah "Madu" yang menyembuhkan segala lelah Arini. Namun, dunia Arini runtuh saat ia menemukan sebuah ponsel rahasia di saku jas suaminya. Di sana, ia menemukan sisi lain Arlan yang tak pernah ia bayangkan. Suaminya bukan hanya berselingkuh, tetapi sedang membangun "kerajaan" kecil bersama wanita lain menggunakan harta yang selama ini Arini kumpulkan dengan susah payah. Selingkuhan itu adalah Bianca, sahabat karib Arini sendiri. Alih-alih menangis dan meminta cerai seketika, Arini memilih jalan yang lebih gelap. Ia menyadari bahwa selama ini Arlan memberikan "Madu" di tangan kirinya untuk membuat Arini lengah, sementara tangan kanannya diam-diam menuangkan "Racun" ke dalam hidupnya. Kini, Arini memutuskan untuk membalikkan keadaan. Ia akan tetap menjadi istri yang manis, memberikan "Madu" yang lebih banyak kepada Arlan agar suaminya semakin terbuai. Namun, di balik senyum patuhnya, Arini telah menyiapkan "Racun" yang jauh lebih mematikan-sebuah rencana balas dendam sistematis yang akan merebut kembali harga diri, harta, dan masa depan yang dikhianati. Di akhir permainan ini, Arlan harus memilih: mati karena manisnya pengkhianatan, atau hancur karena racun kebenaran.
More details