"Gugur Bunga di Singgasana Emas"

"Gugur Bunga di Singgasana Emas"

  • WpView
    Reads 106
  • WpVote
    Votes 14
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jan 20, 2026
WpInfo
Fiction
Fantasy
Gugur Bunga di Singgasana Emas "Cinta itu tak ternilai, namun nyawa memiliki mahar yang mematikan." Bagi dunia, Rara Ayu Sekar Kedhaton adalah pengantin paling beruntung. Ia bersanding dengan Raden Mas Pamungkas Jati, seorang bangsawan kaya raya yang memiliki segalanya. Namun, di balik dinding istana yang berlapis emas dan aroma dupa yang menyesakkan, Sekar hanyalah tawanan. Ia terjebak dalam sangkar gaib yang ditenun oleh ambisi gelap suaminya-seorang pria yang memuja kegelapan demi kekuasaan. Jaka Wiratmaya hadir di pesta pernikahan itu bukan untuk merelakan, melainkan untuk menyaksikan awal dari sebuah bencana. Sebagai pemuda jelata yang kalah kasta, Jaka sempat memilih mundur. Namun, ketika ia menyadari bahwa Sekar tidak hanya kehilangan cintanya, tetapi juga jiwanya yang perlahan dihisap oleh ilmu hitam sang Raden Mas, Jaka tahu ia tak bisa diam saja. Ketulusan kini harus bersulih menjadi keberanian. Cinta yang lembut berganti menjadi tekad yang berdarah. Dari lereng gunung keramat hingga ke jantung kediaman bangsawan yang terkutuk, Jaka menempuh jalan sunyi untuk mematahkan kutukan. Ia tidak lagi bertarung melawan harta, melainkan melawan sekutu iblis dan keris-keris yang haus nyawa. Karena terkadang, untuk memetik kembali bunga yang telah gugur di atas singgasana emas, seseorang harus berani menumpahkan darah dan menantang takdir yang paling gelap. "Jika emas adalah pengikat jiwamu, maka biarlah darahku yang menjadi penebusnya." Akankah Jaka berhasil merebut Sekar dari cengkeraman sihir hitam, ataukah mereka berdua akan hancur menjadi tumbal di atas mahligai yang berlumuran dosa?
All Rights Reserved
#611
bangsawan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Terjebak Di Novel Psycopath
  • KENRA; Antagonis Pengganti
  • MORGAN
  • The Grand Duke Obsession (END)
  • Binar Rembulan~Transmigrasi
  • Perfect Antagonist (end)
  • Transmigrated as the Villainous Omega Prince [ END ]
  • The Wicked Wife's Past Strikes Back
  • Perfect Mom, Perfect Wife ♧END♧

Lunaria dalam bahasa bunga memiliki arti kejujuran, ketulusan, dan juga kemakmuran. Seperti arti namanya, ia menjalani hidupnya penuh ketulusan hingga akhirnya bisa hidup dalam keadaan damai dan tenang. Meski orang-orang yang melihatnya mungkin menganggap kehidupan Luna membosankan dengan aktivitas berulang, tapi Luna menganggapnya sebaliknya. Saking damainya hidupnya sekarang, Luna tak berniat untuk menikah atau memiliki keturunan. Ia ingin hidup sendirian dalam waktu yang lama. Kesendirian adalah temannya. Setiap pulang bekerja ia akan bersenang-senang dengan teman-temannya atau langsung istirahat dan di hari minggu ia akan quality time dengan dirinya sendiri sembari membaca Novel atau menonton film. Yah, hidup Luna sangat damai hingga suatu malam dengan sekejap hidupnya berubah 180 derajat. Ia tiba-tiba memiliki suami dan seorang putra berusia sembilan tahun. Luna berusaha mencerna semuanya hingga ia sadar, ia terjebak didalam sebuah novel yang pernah ia baca beberapa minggu yang lalu. Ia terjebak menjadi salah satu tokoh yang memiliki nama yang sama dengannya, Lunaria. Salah satu tokoh sampingan antagonis yang mati di cerita karena dibunuh anak kandungnya sendiri. Luna berusaha untuk mencegah kematiannya dengan merubah alur Novel. Namun karena hubungan keluarga tokoh Novel yang amat sangat buruk dan tak sesuai idealisnya, ia akhirnya memilih cara lain, jika ia tidak bisa kembali ke kehidupannya yang semula ia akan kabur dari kediaman ini. Tapi semuanya sia-sia dan tidak sesuai rencana. "Jangan buat masalah lagi atau aku benar-benar akan memotong tendon kakimu kali ini." ancam suaminya dingin. Luna takut. Apa psikopat gila itu akan benar-benar membuatnya lumpuh? "Apa kamu meracuni makanan ini?" tanya anak laki-laki itu dengan tatapan penuh kecurigaan. "Aku tidak butuh!" ucapnya yang kemudian membanting piring didepannya kasar. Sudah cukup. Ia tidak bisa bertahan lagi menghadapi kegilaan pasangan ayah dan anak itu! S: 19-12-2023 P: 27/01/24

More details
WpActionLinkContent Guidelines