Fake Relationship Real Feelings

Fake Relationship Real Feelings

  • WpView
    Leituras 24
  • WpVote
    Votos 2
  • WpPart
    Capítulos 2
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização qua, jan 7, 2026
"Ck, awas aja kalau sampai gue ikut keseret masalah Lo nanti." "Iya-iya, enggak, sekali lagi makasih.. pacar." "Gue sentil mulut Lo kalau bilang itu lagi." "Astaghfirullah, Lo ngeselin banget." "Lo juga ngeselin, maksa banget mau jadi pacar gue." "Heh, gue bilang pacar pura-pura ya, bukan beneran, gak usah baper." "Dih, siapa juga yang baper sama cewek kayak lo?" "Apa Lo bilang?!" "Ets, no, no, atau kesepakatan kita batal." "Anj-" "Ekhm." "Ck, oke teman." "Good." Berawal dari permintaan Clouwi yang meminta Raciel menjadi pacar pura-pura, hubungan mereka berubah menjadi sesuatu yang nyata. Raciel, yang tidak ingin melakukan sesuatu secara cuma-cuma, menyetujui kesepakatan tersebut dengan satu syarat. Clouwi harus mengabulkan satu permintaannya, yang bisa Raciel gunakan kapan saja ia mau. Namun, dinamika berubah ketika satu permintaan tersebut, yang awalnya dianggap sepele, justru menjadi kunci yang mengubah status hubungan mereka untuk selamanya. Di tengah kesepakatan itu, sifat tsundere yang sama-sama mereka miliki malah membuat segalanya membingungkan. Rasa yang sama seharusnya mempermudah, tetapi gengsi justru menjadi tembok penghalang yang menyulitkan. Apa yang harus Raciel lakukan? Jujur pada perasaannya seperti sifatnya, atau tetap diam karena terpaksa, demi egonya? Kesepakatan itu dimulai. Apa yang awalnya hanya peran sandiwara, perlahan mulai menggerogoti pertahanan diri Raciel dan Clouwi. Setiap sentuhan yang disengaja, setiap tatapan yang seharusnya palsu, mulai terasa nyata. Tembok gengsi mereka mulai retak, dan permintaan yang disimpan Raciel menjadi bom waktu yang siap meledak, menguji apakah mereka bisa jujur pada perasaan mereka sendiri.
Todos os Direitos Reservados
#2
fakegirlfriend
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • Blueprint Pelarian Villain
  • Transmigrasi Ziora
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • GHAIKA (REVISI)
  • The Time
  • GRAVARENZO
  • EVANESCENT
  • Tsundere Maniak Susu
  • I'm Not Just a Figuran

​Suara decit sepatu basket yang bergesekan dengan lantai semen SMA Nusantara Bakti seolah menjadi satu-satunya melodi yang akrab di telinga Arga. Matahari Jakarta yang menyengat di jam 12 siang sama sekali tidak ia gubris. Peluh membasahi jersey birunya, mengalir melewati leher dan hilang di balik kain yang sudah basah kuyup. ​Bagi Arga, hanya di lapangan ini dunia terasa jujur. Di sini, musuhnya jelas: ring basket dan lawan main. Tidak ada teriakan ibunya yang melengking menyalahkan takdir, tidak ada bau alkohol dari ayahnya yang pulang pagi membawa tumpukan utang baru, dan tidak ada beban rasa bersalah setiap kali melihat kakaknya pulang kerja dengan wajah pucat demi membiayai sekolahnya. ​"Arga! Berhenti main atau gue laporin ke BK karena bolos jam sejarah lagi!" ​Arga menghentikan dribel bolanya. Ia menoleh, menyeka keringat dengan punggung tangan, lalu menyeringai tipis melihat pengurus OSIS yang berdiri di pinggir lapangan dengan buku catatan. ​"Laporin aja," sahut Arga santai. "Ruang BK udah kayak rumah kedua buat gue, sekalian titip salam buat Pak Hendra." ​Di sisi lain koridor sekolah yang lebih dingin karena hembusan AC, melangkah sosok yang menjadi pusat gravitasi SMA Nusantara Bakti. Adrian. ​Setiap langkahnya terukur, seragamnya rapi tanpa cela, dan wajah blasterannya yang seolah dipahat langsung oleh malaikat, selalu memasang ekspresi datar yang sulit ditembus. Sebagai Ketua OSIS sekaligus putra tunggal dari pemilik Arsenio Group, Adrian adalah definisi kesempurnaan yang nyata. Hidupnya adalah garis lurus yang tenang, penuh fasilitas, dan kasih sayang yang melimpah. ​⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖ WARNING ⚠ - b×b - BL lokal - Mpreg - ini cerita bl, awas jangan salah lapak. - banyak typo bertebaran.

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo