"Ketahuilah, aku mampu menghidupkan chat yang sekadar deretan kata itu menjadi sesuatu yang lebih nyata lewat sajak-sajak kalimatku. Ku buat dirimu menjadi lebih nyata, ada di dekatku. Akan kuganti rentetan chat tersebut menjadi sebuah cerita novel, tanpa mengubah perasaan serta tiap kalimat yang tertulis dalam chat itu."
Cerita ini berangkat dari ruang paling sederhana yaitu layar ponsel dan percakapan yang terlihat biasa. Namun di balik kata-kata singkat itu, tersimpan getar perasaan yang tak pernah benar-benar hilang. Setiap pesan adalah jejak emosi, setiap jeda adalah rindu yang tak terucap.
Cerita ini bukan sekadar tentang pesan yang berubah menjadi halaman-halaman novel, melainkan tentang keberanian mengabadikan perasaan, meski hanya pernah hidup di balik layar. Tentang bagaimana kata-kata mampu menjembatani jarak, dan bagaimana sesuatu yang terlihat sederhana dapat menjadi nyata, tinggal di dekat hati, dan menetap lebih lama dari yang disangka..
All Rights Reserved