Ketika hukum gagal menghukum, selalu ada yang memilih mengambil alih peran itu, tanpa izin, tanpa nama, tanpa ampun.
Project X adalah kelompok bayangan yang mengadili para penjahat yang dibebaskan oleh sistem hukum bobrok. Tujuan mereka benar. Cara mereka brutal. Dan mereka sadar, setiap keadilan yang mereka ciptakan akan melahirkan korban baru. Itu harga yang mereka terima.
Indra Bagaskara hidup di dua dunia yang tak boleh bersentuhan.
Di malam hari, ia adalah ketua Project X-dingin, senyap, dan mematikan.
Di pagi hari, ia hanyalah seorang bartender yang pulang ke pelukan kekasihnya, Alisya Anindira, perempuan normal yang tidak tahu bahwa cintanya berdiri di atas kebohongan.
Di balik Project X, ada pengacara yang masih percaya sisa keadilan, jaksa yang memelintir hukum dari dalam, hacker yang menguasai data tanpa moral, dan perempuan yang menjual senyum untuk mengumpulkan dosa para elit.
Ini bukan cerita tentang pahlawan.
Ini kisah tentang manusia yang terlalu lelah menunggu keadilan, lalu menciptakannya sendiri, apa pun risikonya.
Karena terkadang, yang paling berbahaya bukan kejahatan...
melainkan keadilan yang dijalankan tanpa belas kasihan.
Arunika Sandyakala, gadis 22 tahun yang tengah menikmati healingnya di Italia, tepatnya di kota Roma, harus bernasib sial karena tiba-tiba diculik oleh beberapa pria berbadan besar dan di sekap di ruang bawah tanah.
Dia mengumpati nasib sial yang menimpanya. Kenapa harus berakhir sial menjadi tawanan salah tangkap?
Bukannya takut hidupnya berakhir begitu saja di hadapan pria yang menjadi ketua Mafia terbesar di daratan Eropa itu, Arunika malah mengumpati pria pertengahan 30 tahun itu sejadi-jadinya.
Matteo, pemimpin Mafia terkenal di daratan Eropa itu cukup takjub dengan gadis yang mengaku korban salah tangkap oleh bawahannya.
Dia cukup takjub dengan keberanian Arunika yang meludahinya sembari mengumpat dengan suara melengking khas gadis itu, membuat telinganya pengang selama beberapa detik.
"Kau salah tangkap bajingan! Lagi pula untuk apa aku menjadi mata-mata Mafia mu? Not my style sekali, tuan!"
•••
This is my first story, don't plagiaze it!