Kelas Para Buangan

Kelas Para Buangan

  • WpView
    Reads 26
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jan 7, 2026
WpInfo
Fiction
Science Fiction
Tiga puluh tahun setelah Esper pertama kali muncul, dunia telah berubah total menormalisasikan kekuatan supranatural. Akademi Hydrangea, yang dikelola langsung oleh Asosiasi Esper dengan dukungan penuh pemerintah, berdiri sebagai kawah candradimuka bagi generasi elit Esper muda. Dengan fasilitas mutakhir, kebebasan yang luas, serta sumber daya tanpa batas, sekolah ini adalah surga bagi mereka yang terpilih. Namun, di balik kemegahannya, akademi ini menerapkan sistem hierarki yang kejam. Para siswa dibagi ke dalam enam kelas, dari peringkat A hingga F. Kelas A menikmati segala kemewahan dan hak istimewa, sementara Kelas F terpuruk di kasta terendah; terabaikan, diremehkan, dan dianggap tidak punya masa depan. Meski begitu, hierarki ini tidaklah mutlak. Melalui special exam, latihan tempur, hingga uji coba praktik skala besar, kelas bawah diizinkan menantang kelas di atasnya untuk merebut posisi mereka... dengan cara apa pun yang diizinkan oleh sekolah. Lucien Ambrose, seorang Esper peringkat D yang santai dan tidak mencolok, terjebak di Kelas F. Ia memiliki kemampuan aneh yang berganti-ganti setiap harinya. Di sana, ia dikelilingi bukan oleh para jenius, melainkan oleh mereka yang dijuluki "produk gagal", para siswa dengan kekuatan yang terlalu lemah, terlalu aneh, atau terlalu mustahil untuk dianggap serius. Ada Annette, gadis pengamat yang tajam dan mampu menghitung apa pun yang ia lihat secara instan, serta Clara, sang idola kelas yang ceria dan mampu memainkan instrumen musik tanpa memegang alat musiknya. Tak ada yang mengharapkan apa pun dari para pecundang di Kelas F. Namun, jalan menuju puncak terbuka bagi siapa pun yang berani mengambilnya. Di sekolah di mana setiap keuntungan sangat berarti dan aturan boleh dibengkokkan selama tidak dipatahkan, mampukah kelas terendah merangkak naik? Ataukah mereka akan hancur sebelum sempat memulai?
All Rights Reserved
#6
unexpected
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • 𝔈𝔱𝔥𝔬𝔩𝔬𝔤𝔶 𝔬𝔣 𝔇𝔦𝔰𝔰𝔬𝔠𝔦𝔞𝔱𝔦𝔬𝔫 || Jayhoon
  • Male lead Antagonist
  • TC: Teratai Putih Kembali Populer [END]
  • Murid Sialan
  • Sorry Mr. Husband (END)
  • I Am In Novel?!!
  • The Butterfly's Mask: ( Jaeyong ) - END

Sunghoon, seorang psikiater muda berbakat, mendapat tugas khusus dari dokter senior yang juga menjadi mentornya: menangani seorang pasien dengan Dissociative Identity Disorder (DID). Kasus ini bukan kasus biasa, pasien bernama Jay tersebut memiliki tujuh kepribadian berbeda, masing-masing dengan sifat, emosi, dan cara berpikir yang saling bertolak belakang. Awalnya, Sunghoon menganggap ini sebagai tantangan profesional semata. Namun, seiring sesi terapi berjalan, satu per satu kepribadian Jay mulai muncul, membuka lapisan demi lapisan trauma masa lalu yang selama ini terkubur. Setiap kepribadian membawa potongan cerita yang berbeda. Ada yang protektif, ada yang agresif, ada pula yang rapuh seperti anak kecil. Tanpa disadari, Sunghoon mulai terjerat lebih dalam. Ia menemukan bahwa trauma Jay memiliki keterkaitan dengan masa lalunya sendiri-sebuah benang merah yang seharusnya mustahil ada antara dokter dan pasien. Hubungan profesional perlahan berubah menjadi konflik batin yang rumit, mempertanyakan batas antara empati, tanggung jawab, dan rasa bersalah. Ketika kebenaran akhirnya terungkap, sebuah plot twist besar mengguncang segalanya: hubungan antara Sunghoon dan Jay jauh lebih dekat daripada yang mereka bayangkan. Masa lalu yang terputus kini menuntut jawaban, dan proses penyembuhan tidak lagi hanya tentang Jay, tetapi juga tentang Sunghoon sendiri.

More details
WpActionLinkContent Guidelines