Ivor melakukan kesalahan besar. Ia mengikat, serta mencuri benda berharga milik Pangeran Mahkota ketika Sang Pangeran dalam pelarian menghindari kejaran pihak musuh di wilayah hutan perbatasan Negara. Ketidaktahuan Ivor bahwa orang tersebut adalah Pangeran membuatnya berlaku semena-mena. Bahkan, ia mengatai Sang Pangeran dengan sebutan penipu ulung. Ia tinggalkan pula Pangeran di hutan dalam keadaan kaki dan tangan terikat kuat, sementara ia sendiri pulang begitu saja. Ivor pikir, setelah kejadian itu, mereka tidak akan pernah bertemu lagi. Ia juga mulai melupakan kejadian tersebut. Namun tampaknya takdir berkata lain. Ivor kembali dipertemukan dengan Sang Pangeran pada acara pesta tahunan yang istana adakan. Disitulah baru Ivor sadari bahwa orang yang ia sebut penipu dan ia curi cincinnya dulu adalah Pangeran Mahkota. "Bagus. Kau datang sendiri padaku, pencuri kecil." Ujar Sang Pangeran, dengan senyum menyeramkan seperti siap menelan Ivor hidup-hidup saat itu juga. Tidak ada jalan untuk Ivor lari. Ia terpojok bagai rusa kecil yang berhadapan dengan serigala buas. Dalam hati sadar bahwa kesalahan tak di sengaja dulu akan membawanya pada penderitaan tiada akhir di tangan Sang Pangeran.
Karagdagang detalye