After You Loved Me

After You Loved Me

  • WpView
    Dibaca 5,725
  • WpVote
    Vote 562
  • WpPart
    Bab 11
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sab, Feb 21, 2026
WpInfo
Fiksi Penggemar
Enhypen
Dinikahi oleh bocah? Itu bukan hadiah yang ku inginkan!! Aku masih cukup muda-meski umurku sudah berkepala dua. Dua puluh tiga tahun, mahasiswa semester empat, dengan hidup yang menurutku sudah cukup sempurna. Aku bisa menghasilkan uang sendiri dari novel-novel yang kutulis, punya mimpi, dan tak pernah merasa membutuhkan seseorang untuk melengkapiku. Sayangnya, orang tuaku berpikir sebaliknya. Dengan alasan nama besar keluarga, aku dipaksa menerima perjodohan yang bahkan sudah ditentukan sejak aku kecil. Aku pikir aku akan menikah dengan orang yang tenang, dan rasional. Seperti tokoh-tokoh yang sering kutulis di novelku sendiri. Tapi kenyataannya jauh dari itu. Aku justru dinikahkan dengan seorang laki-laki yang bahkan belum lulus SMA. Awalnya aku ingin menolak mentah-mentah. Hingga aku melihat wajahnya. Sikapnya yang sopan. Senyumnya yang hangat. Cara bicaranya yang terdengar tulus, dan juga pertemuan singkat kami di cafe pusat kota malam itu. Aku tak tahu seperti apa kepribadiannya sebenarnya. Tapi sejauh ini, dia terlihat... baik. Atau setidaknya, itulah yang ingin ia perlihatkan.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#5
joonicho
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • GRAVARENZO
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • The Time
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • Tsundere Maniak Susu [DITERBITKAN]
  • GHAIKA (REVISI)
  • I'm Not Just a Figuran
  • EVANESCENT (HIATUS)
  • Transmigrasi Ziora
  • Blueprint Pelarian Villain [END]

[FOLLOW SEBELUM MEMBACA] Gravarenzo Kairos Ferdezeus. Meski berwajah datar pemuda tampan yang menjabat sebagai Ketua geng DrakeZeus itu memiliki pembawaan yang tenang. Namun justru ketenangan itulah yang menjadi sumber ketakutan terbesar bagi banyak orang, membuat siapa pun berpikir dua kali untuk berani mengusiknya. Tapi tidak bagi perempuan yang satu ini. Alih-alih gentar untuk mendekat, ia justru menerobos. Meski sadar bahwa perasaan cintanya kerap berakhir dengan penolakan, ia tak pernah memilih untuk menyerah. Hingga akhirnya, sebuah kesempatan hadir, membuka awal baru yang tak pernah disangka oleh keduanya....

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan