HOTEL 07 | ENHYPEN | ONGOÍNG

HOTEL 07 | ENHYPEN | ONGOÍNG

  • WpView
    Reads 52
  • WpVote
    Votes 11
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jan 11, 2026
tujuh anak laki-laki yang berencana liburan ke pantai dengan menginap di sana selama 7 hari dan menginap di sebuah hotel tua yang terletak di pinggir kota.awalnya liburan mereka terlihat biasa saja, tapi setelahnya mereka malah terjebak di hotel itu. Apa yang sebenarnya terjadi di Hotel 07 yang membuat tujuh anak laki-laki itu terjebak dalam teror mengerikan?. apakah mereka bisa keluar dari hotel itu dengan selamat? 𝐏𝐄𝐑𝐈𝐍𝐆𝐀𝐓𝐀𝐍 ‼️ CARITA INI MURNI HASIL PEMIKIRAN SAYA SENDIRI, TIDAK ADA MENGCOPY CERITA LAIN, JIKA ADA NAMA DALAM CERITA ITU HANYA SEBUAH KEBETULAN SAJA. start: 07 Januari 2026
All Rights Reserved
#29
heesung
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Bound to Him
  • (END) SETTING THE PATH OF LIFE - 🔞BL, ABO (JOONGDUNK)
  • FRAGMENTS OF HEART - GINJAY ☆
  • Trasmigrazione Gemellare Antagonista.
  • My Perfect Model ( Republish )
  • SHEA SANG FIGURAN
  • Shadow in the Lab
  • Fraktal Rahasia
  • Defiant [END]
  • Hello, Mr. Mafia!

Arstella terbangun di tubuh seorang pelayan di dunia asing yang penuh aturan dan kasta yang tak ia pahami. Setelah dipecat karena kebodohan yang tak disengaja, ia menemukan secarik poster. Kerajaan Eldoria tengah mencari pelayan untuk dua pangeran. Pangeran Leo, sang pewaris berambut emas yang dicintai rakyat, dan Pangeran Theodore, sang anak berambut hitam yang dibenci istana karena dianggap membawa kutukan. Tanpa pilihan, Arstella melamar pekerjaan itu dan tanpa sadar melangkah ke dalam istana yang tak hanya penuh kemegahan, tapi juga rahasia kelam. "Dewa aku hanya ingin hidup tenang... aku hanya ingin bekerja," bisik Arstella lirih, seolah sedang memohon pada langit yang bahkan tak menjawab. Namun, jawabannya datang dari bayangan. Suara Theodore terdengar rendah dan berbahaya. "Sayangnya, kau bekerja pada iblis, Stella." Ia melangkah mendekat, matanya gelap tak menyisakan belas kasih. "Dan dewa tak punya kuasa atas sesuatu yang sudah menjadi milikku."

More details
WpActionLinkContent Guidelines