Milik Sasuke (The Uchiha's Possession)

Milik Sasuke (The Uchiha's Possession)

  • WpView
    Reads 20,108
  • WpVote
    Votes 2,150
  • WpPart
    Parts 26
WpMetadataReadMatureComplete Sun, Jan 11, 2026
"Kau adalah satu-satunya hal suci yang tersisa di dunia yang kotor ini, Hinata. Dan aku tidak akan membiarkan tangan siapapun menyentuhmu-termasuk takdir sekalipun." Bagi dunia, Uchiha Sasuke adalah pahlawan perang yang menebus dosa. Namun bagi Hyuuga Hinata, Sasuke adalah bayangan yang perlahan mencekik kewarasannya. Semuanya dimulai dari tatapan mata yang terlalu tajam, lalu berubah menjadi proteksi yang berlebihan, hingga berakhir pada obsesi yang mengerikan. Satu per satu orang di sekitar Hinata menghilang. Satu per satu pintu pelarian Hinata tertutup. Di balik dinginnya dinding kediaman Uchiha, Hinata menyadari bahwa Sasuke tidak mencintainya dengan cara yang normal. Sasuke ingin memilikinya, menghancurkannya, dan membangun kembali sosok Hinata hanya untuk dirinya sendiri. Dapatkah Hinata lari dari sang predator saat matanya selalu mengawasi dalam gelap? Atau haruskah ia menyerah dan menjadi 'burung' di dalam sangkar emas milik sang Uchiha? "Jangan takut, Hinata. Rasa sakit ini adalah bukti bahwa kau milikku."
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Feel Your Love (SasuHina)
  • Toxic : I'm Ur Owner
  • The Final Step Into Darkness [SASUHINA]
  • Rainy Night Affair
  • Caged Bird  "The Uchiha's Obsession" SasuHina
  • Bond of Destiny | Tom Riddle
  • Cinta Yang Membara (TAMAT)
  • BOND (Sasuhina) END√
  • Because I'm Your Mate
  • Prisoner
  • The Lord and his Lady ✓
  • Daksa Delusi
  • Writing with a Killer
  • The King Obsesion
  • Ai who have obsesed with me
  •  𝐋𝐈𝐅𝐄𝐋𝐎𝐍𝐆 𝐂𝐎𝐌𝐏𝐀𝐍𝐈𝐎𝐍
  • The Weaving of Silent Veins
  • Henka変化
  • POSSESIVE SASUKE  END( Sasuhina)
  • IF TIME GIVES ME A SECOND CHANCE

tidak ada yang memaksa dan tidak ada yang terpaksa. kita.....hanya menjalaninya dengan santai, tidak perlu terburu-buru, cukup bergandengan tangan dan berjalan bersama ku

More details
WpActionLinkContent Guidelines