Keluarga RAJAWIRA: GENERASI BARU
Bertahun-tahun setelah hampir runtuh karena kehilangan, keluarga Rajawira akhirnya kembali berkumpul.
Pak Onil telah pulang. Bu Indah kembali berdiri di tengah keluarganya. Dan anak-anak yang dulu tumbuh dalam luka, kini perlahan belajar menjadi orang tua.
Blok J yang dulu hanyalah deretan rumah biasa, kini berubah menjadi dunia kecil milik keluarga Rajawira.
Pintu yang jarang tertutup. Suara anak-anak yang saling bersahutan. Tangis, tawa, sandal berserakan, dan makan malam yang selalu terlalu ramai.
Di tempat itu, generasi baru mulai tumbuh.
Keli yang berusaha jadi kakak tertua. Ella dan Sabil yang selalu membawa keributan. Lana yang diam-diam suka memperkeruh suasana. Abi yang mulai merasa paling bertanggung jawab. Geci yang lembut. Hana yang ceria. Mikel yang hangat. Agatha yang tak pernah lepas dari robotnya. Dan cucu-cucu Rajawira lain yang perlahan memenuhi rumah dengan kehidupan baru.
Namun seperti rumah tua yang menyimpan terlalu banyak kenangan, keluarga Rajawira tak pernah benar-benar lepas dari masa lalu.
Di tengah keramaian itu, Juki mulai tumbuh dewasa-terjebak di antara kehilangan, perasaan yang rumit, dan orang-orang yang perlahan mengubah hidupnya.
Erni masuk ke dunianya dengan cara yang aneh. Bigel diam-diam selalu ada. Dan Levi hadir tepat ketika semuanya mulai terlambat dipahami.
Sementara itu, kehidupan cucu-cucu Rajawira mulai berbenturan dengan dunia luar, membawa masalah kecil yang perlahan menyeret seluruh keluarga.
Dan di malam-malam tertentu... beberapa anak kecil masih melihat seorang nenek duduk diam di sudut rumah.
Tersenyum. Menjaga. Seolah tidak pernah benar-benar pergi.
Karena sebagian keluarga mungkin bisa kembali pulang.
Tapi sebagian lainnya... ternyata tidak pernah meninggalkan rumah itu sejak awal.
100% FIKSI!
Cerita ini adalah imajinasi saya 100%.
Seluruh ide, alur, dan cerita berasal dari imajinasi saya.Saya menggunakan bantuan Al hanya sebagai alat untuk merapikan kalimat agar lebih nyaman dibaca.
Terima kasih!