A Lie Called Marriage : Season 1

A Lie Called Marriage : Season 1

  • WpView
    LECTURAS 38,038
  • WpVote
    Votos 3,990
  • WpPart
    Partes 56
WpMetadataReadContenido adultoConcluida lun, mar 2, 2026
WpInfo
Fanfic
Universo Paralelo (AU)
Crossover
Romance
Relación por Contrato
Mohan terdiam saat permintaan itu keluar begitu saja dari mulut Raisa. Mereka baru bertemu. Bahkan belum saling percaya. Namun entah kenapa, permintaan gila itu terasa terlalu serius untuk ditertawakan. Sebuah pernikahan.
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • OUR UNFINISHED STORY: Kembali lagi
  • Bagaimana Bila Kamu Membuatku Jatuh Cinta?
  • Mr. Atmoejo
  • The Last Petal (Complete)
  • Love to Death (End)
  • Spotlight Rivalry
  • "The Muse's Cage" (Sangkar Sang Muse)
  • Save Me Save You [COMPLETED]
  • Antara Bebas dan Memiliki
  • Opposite You

Bagi Rhea thalia abila, kata "pulang" tidak pernah berarti ketenangan. Setelah satu tahun "melarikan diri" ke luar kota, ia kembali ke rumahnya yang megah namun mencekik, tepat di samping rumah sepupunya, Favian arlo mahendra. Di sekolah, ia kembali bertemu dengan Marcello, cowok yang terjebak friendzone dengannya sejak SMP tanpa pernah sempat mengucap kata cinta. Di luar, Rhea adalah gadis impian: cantik dengan rambut cokelat bergelombang, berprestasi, kapten basket, dan tangguh di atas moge. Namun di dalam rumah, ia adalah "produk gagal". Papanya adalah pengacara hebat yang membawa ketegasan ruang sidang ke meja makan, sementara mamanya adalah ikon kecantikan dunia yang sering melukainya dengan kata-kata lembut namun berbisa. Di bawah bayang-bayang kakaknya yang merupakan model internasional sempurna, kehadiran Rhea seolah tak terlihat hanya karena ia lebih memilih lapangan basket daripada runway. Rhea diam-diam bermimpi menjadi pengacara seperti papahnya-sosok penguasa logika yang tajam dan tanpa kompromi. Namun, bagi orang tuanya, prestasi Rhea hanyalah kebisingan yang tidak berguna. Seperti kata mamanya: "Mama gak tahu gimana cara mencintai sesuatu yang tidak bisa dipamerkan." Di sisi lain, Marv menjalani hidup yang berbeda namun sama hampanya. Rumahnya yang luas terasa dingin karena orang tuanya yang romantis hanya hadir lewat orang-orang yang dikirim untuk menjaga dan merawat nya. Pertemuan kembali dua jiwa yang "patah" ini di sekolah-bersama Aira dan Favian-menjadi awal dari perjalanan Rhea untuk berhenti. Di antara deru mesin moge dan sunyinya ruang makan yang menghakimi, mampukah Rhea berhenti mengejar validasi yang tak kunjung ia dapati? Ataukah ia akan selamanya menjadi 'produk gagal' yang paling ahli menyembunyikan luka di balik senyum paling cemerlang dan prestasi yang tak pernah dianggap ada? Cover by: Canva and AI Inspired by: Agz Warning ⚠️ Cerita ini hanya cerita fiksi, hanya karangan saya selaku penulis

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido