" LAUT TANPA DERMAGA "
kapal layar yang tersesat di tengah lautan, menerjang badai laut yang mematikan dan gempuran ombak keras yang menakutkan, tanpa tahu dimana dermaga yang bisa ia singgahi.
Jaraknya begitu jauh sehingga kapal layar tersebut resah memikirkan jarak daratan dan lautan luas,
asing, kehilangan arah, dan kehilangan tempat bersandar.
lautan tanpa dermaga bagai metafora tabu.
dermaga dilambangkan sebagai tempat untuk bersinggah, berlabuh , beristirahat sejenak, dan tempat untuk merasa aman.
tapi bagaimana jika lautan tak memiliki dermaga?
bisa saja kapal terombang ambing ditengah lautan yang kejam dan berbahaya
lautan bagai kesedihan yang tak berujung, dan dermaga bagai tempat bersinggah dari kedalaman kesedihan lautan itu. tanpa dermaga,tidak ada harapan akan penyesalan atau titik terang atau titik akhir dari konflik yang ada, terjebak dalam rasa sakit, sesak dan pedih yang terus berulang, tanpa ada tempat untuk bersinggah.
karena itulah.
LAUTAN TANPA DERMAGA adalah
TABU.
Lautan tanpa dermaga juga disiratkan kelelahan yang tak berujung, tanpa adanya dermaga, mereka terus berlayar dalam penderitaan yang menyakitkan tanpa bisa pulang dan berdamai.
akankah seseorang yang melalui fase ini.. dapat bertahan?
aku yakin dia bisa.
Aku yakin dia kuat.
hingga bertemu dengan suatu dermaga yang menghargainya, menerimanya dan menjadi tempat paling aman dan nyaman untuknya....
terus berusaha.....
jangan pernah menyerah....
"ARSEA ASKALA DARAYA"....
buktikan pada dunia, kamu adalah 'pelayar' tangguh..
aku yakin.
sangat yakin.
© Hak cipta dilindungi undang-undang
🥇#1 tanpaarah 14/01/2026
🥇#1 tanpabatas 14/01/2026
🥇#1 menggapai 14/01/2026
🥇#1 Asing 14/01/2026
🥇#1 Sma 14/01/2026
🥇#1 askala 14/01/2026
🥇#1 Daraya 14/01/2026
🥇#1 Arsea 15/01/2026
🥇#1 ragu 15/01/2026
🥉#3 brothersick 15/01/2026
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang