The Girl in Between

The Girl in Between

  • WpView
    Reads 1
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jan 9, 2026
Nora Ayudya menjalani kehidupan sehari hari sebagai mahasiswa Ilmu Komunikasi-yang baginya-datar dan tidak menarik. Diantara orang orang yang menurutnya memiliki sinar masing masing, Nora menganggap dirinya hanyalah NPC yang hadir untuk meramaikan ekosistem. Setidaknya itu yang ia rasakan sepanjang hidupnya, tidak benar benar diperhatikan. Semuanya berubah setelah Julian Nugroho - kakak tingkat satu tahun diatasnya, satu kepengurusan UKM yang sama. Biasanya ia menjadi sosok yang kaku dan sulit didekati, tiba tiba memilih duduk di samping Nora dan memilih untuk membicarakan hal random dengan Nora. Hanya satu yang Nora dapat pastikan, "Dia pasti salah sasaran". Untuk pertama kalinya Nora harus belajar bahwa mungkin... ia bukan hanya sebagai NPC.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Work Life, Love Balance (END)
  • Goodbye, Hello?
  • Semestinya Cinta ( Selesai )
  • Tanda Seru
  • Half Of My Heart ​[UNDER REVISION]
  • Menuju Seperempat Abad [End]✓
  • THE REBELLOUSE! [END]
  • MANAGER KEUANGAN [END]
  • Favorite Lecturer
  • Spicy

Siena Zahra tidak pernah menyangka keputusan impulsif untuk menemani sahabatnya--Raline, melakukan kopdar Tinder dengan identitas palsu akan berubah menjadi mimpi buruk yang merembet sampai ke kantor. Waktu itu, demi keamanan karena itu pengalaman pertama Raline dalam dunia dating apps, mereka sepakat memakai nama dan pekerjaan palsu. Pertemuan berlangsung canggung-apalagi karena Dipta, cowok Tinder itu, ikut membawa temannya, pria dengan tatapan dingin dan observan bernama Naresta Dirgantara. Siena tahu pria itu mencurigainya, tapi dia berpura-pura santai. Mereka pulang dan menganggap semua itu hanya pengalaman lucu yang tidak perlu diingat lagi. Dua minggu kemudian, hidup Siena jungkir balik. Perusahaan mengumumkan atasan baru di divisi Siena. Masuklah pria yang sama. Pria dari kopdar itu. Naresta Dirgantara. Dan tatapan lelaki itu tepat seperti dugaan Siena--dingin, menilai, sinis, seolah berkata "Aku tahu kamu penipu." Sejak hari pertama, Siena menjadi target perhatian Naresta dan bukan yang menyenangkan. Setiap laporan, rapat, hingga keputusan kecil pun selalu dipertanyakan. Seakan Naresta sengaja menjadikan masa lalu singkat itu sebagai alasan untuk meruntuhkan profesionalitas Siena.

More details
WpActionLinkContent Guidelines