Di tahun terakhir SMA, Devan dan Chandra sama-sama berdiri di persimpangan antara masa remaja dan dunia dewasa. Devan, sosok "abang impian" yang perhatian, sabar, dan selalu berusaha menjadi tempat bersandar, perlahan menyadari bahwa rasa pedulinya pada Chandra bukan sekadar persahabatan biasa. Sementara Chandra, yang energik namun sensitif dengan emosi yang mudah meledak, sering kebingungan menghadapi perasaannya sendiri-antara takut ditinggalkan, takut gagal, dan takut mengakui bahwa Devan berarti lebih dari sekadar teman.
Di balik canda absurd di kelas, tugas yang bikin stres, dan situasi kocak khas anak sekolah, tumbuh hubungan yang perlahan berubah menjadi sesuatu yang lebih dalam. Mereka saling menyakiti tanpa sengaja, saling menguatkan, dan belajar memahami satu sama lain di tengah kecemasan soal kuliah, masa depan, dan perpisahan.
Sebuah kisah slice of life boys' love bernuansa dark comedy tentang dua siswa laki-laki yang menertawakan hidup, bertengkar karena emosi, lalu kembali saling mencari-tentang cinta yang tumbuh diam-diam di antara tawa, amarah, dan kesedihan menjelang kelulusan.
⚠ Warning ⚠
Semua foto idola yang ada di dalam cerita ini hanyalah Face Claim, tidak ada maksud ship ataupun pencemaran nama baik.
!WARNING!
Pastikan memeriksa judul bab sebelum baca, karna sering terjadi kesalahan urutan bab. Terimakasih.
Keluarga Adicandra nggak kenal kata "lemah". Buat mereka, hidup itu soal angka di bursa saham, reputasi di koran bisnis, dan kesempurnaan fisik. Sayangnya, Galen, anak ketiga dari empat bersaudara, lahir sebagai "produk gagal" di mata mereka. Penampilan cupu, kacamata tebal, dan sifat pendiamnya bikin dia cuma jadi bayangan di rumah mewah itu. Sampai suatu titik, Galen sadar kalau mau jungkir balik kayak gimana pun, dia nggak akan pernah dianggap.
Galen milih pergi. Dia buang identitas Adicandra, ganti gaya jadi bad boy yang rebel, dan mulai hidup di jalanan. Tapi saat dia mulai nyaman dengan kebebasannya, keluarga yang dulu mengabaikannya tiba-tiba merasa kehilangan "aset" dan mulai berburu Galen dengan cara yang gila.