Oh, Hanna Ku...

Oh, Hanna Ku...

  • WpView
    LECTURAS 13
  • WpVote
    Votos 3
  • WpPart
    Partes 2
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación vie, ene 16, 2026
{ ON GOING ⋆˚𝜗𝜚˚⋆ } Kisah tentang seorang anak kelima dari lima bersaudara, Hanna Mellsya Dalila, gadis bisu yang berasal dari keluarga Pak Sutya, yang dari kecil sudah kehilangan sosok Bundanya dan peran baik dari sang ayah dan keempat kakaknya. Caca, Melvin, Matthew, dan Anggra. Nenek dari Ayahnya yang menjaga dan mendidik Hanna dari kecil, karna keluarga Hanna yang sekarang sudah tidak peduli dengannya. Tapi sayang, nenek sudah meninggal di usia Hanna yang ke-16 tahun. Terpaksa, Hanna harus kembali ke rumah keluarga aslinya, walaupun setiap hari dia diperlakukan seperti pembantu dan selalu tak dianggap keberadaannya. Alasan sang ayah dan keempat kakaknya membenci Hanna karena, sejak Hanna lahir, Bunda sering sakit-sakitan dan meninggal setelah dua minggu melahirkan Hanna. Maka itu, mereka menganggap Hanna adalah pembunuh dan benalu dalam keluarga. - Apakah Hanna akan seterusnya hidup di dalam sangkar seperti burung selamanya? Apakah dia akan tetap dibenci sampai tua hingga akhirnya menyusul Bunda nya? By: Naravy
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • The Time
  • GHAIKA (REVISI)
  • Transmigrasi Ziora
  • EVANESCENT
  • Tsundere Maniak Susu
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • GRAVARENZO
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • Blueprint Pelarian Villain
  • I'm Not Just a Figuran
The Time

Tiga tahun Jeselyn Ananta menghabiskan waktunya mengejar bayang-bayang tunangan nya, Leon Gamalio. Baginya, Leon adalah segalanya. Namun, malam itu mengubah segalanya. Hantaman keras sebuah truk di persimpangan jalan gelap membuat nya berada di ambang maut, dalam koma yang panjang, jiwa Jeselyn melayang masuk ke sebuah masa depan yang tak pernah ia bayangkan. Ia melihat dirinya sendiri dalam versi yang lebih dewasa, lebih rapuh, dan hancur di tengah kemewahan sebuah rumah megah. "Mau ke mana lagi?" tanya Jeselyn masa depan dengan suara serak akibat tangis. "Menemani wanita yang sedang mengandung anakku," jawab Leon dingin, tanpa sedikit pun menoleh. Kenyataan pahit itu menghujam jantung Jeselyn. Pernikahan yang ia impikan ternyata hanyalah penjara tanpa cinta.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido