Nada yang Pernah Sunyi

Nada yang Pernah Sunyi

  • WpView
    LECTURAS 4
  • WpVote
    Votos 0
  • WpPart
    Partes 3
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mar, ene 13, 2026
Nama seseorang bisa berubah seiring waktu
tapi lukanya jarang benar-benar pergi
ia hanya berganti bentuk 
menjadi lebih bermakna 
atau hilang tanpa sempat bermakna sama sekali seperti halnya Aruna Pratami, 
bermula di panggung kecil 
dengan lirik lusuh yang selalu digenggam
berjalan penuh harapan sampai di panggung besar di bawah gemerlap yang terlalu indah 
untuk sekedar disebut lampu Sorai dan tepuk tangan seolah berlomba menghancurkan tubuh kecil yang tak berdaya 
semua mata memandangnya penuh penilaian
seakan memastikan apakah tubuh itu masih utuh diterjang ombak Aruna tersenyum........
Ialah patah yang memilih bertahan, 
dan luka yang perlahan sembuh 
padahal ia hanya lelah berdarah Bahunya begitu tegak, 
suaranya begitu lantang, 
pandangannya begitu tajam seolah lupa bahwa beberapa tahun silam 
ia pernah berdiri di tempat yang sama
dengan gemetar yang ditelan tubuhnya sendiri
suara yang sengaja diredam agar tak merepotkan
pandangan sendu yang bahkan tak lagi berharap diselamatkan Ara.......
Begitu kerap ia disapa, dielukan, dimanja, dan dipuja. Namun sekarang mereka memanggilnya Runa Nama kecil itu lenyap dibawa angin
Luruh bersama malam
tertinggal di sebuah desa
yang terlalu sempit
untuk menampung mimpi-mimpi besar
gadis lima belas tahun itu ia tidak pernah bermimpi menjadi kuat
hiduplah yang memaksanya berdiri 
hari demi hari
dengan lutut yang gemetar dan nafas yang tersenggal tak ada yang menepuk bahunya
tak ada yang merangkul lengannya
ia belajar bertahan
sendirian, sunyi
karena jatuhpun tak diberi waktu ia melangkah sendirian-
membawa patah yang belum utuh,
dan harapan yang tak pernah berani ia sebut mimpi Bergetar lirih, 
sambil memegang lirik lusuh,
Aruna mengucap janji pada diri sendiri: "aku kan pergi, 
meski langkahku 
hanya ditemani sepi"
Todos los derechos reservados
#573
schoolife
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • GHAIKA (REVISI)
  • Blueprint Pelarian Villain [END]
  • The Time
  • GRAVARENZO
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • Transmigrasi Ziora
  • I'm Not Just a Figuran
  • EVANESCENT (HIATUS)
  • Tsundere Maniak Susu
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA

NOTE : BEBERAPA PART SEDANG DI REVISI JADI BELUM LENGKAP DAN SEDANG DITINJAU ULANG "GHAIDASYA RAQILLA" Ghaida yang orang kenal seorang aktivis kampus, cantik, ramah, friendly, sekretaris BEM Hyden University. kampus elit di kota Bandung. siapa sangka ,dibalik energi positifnya, gadis itu bergulat sama anxiety juga overthingking yang ga kelar-kelar "CARAKHA AORDA HYDEN" cowok perfeksionis sejuta umat. ketua DEMA plus komdis PKKMB, pewaris hyden grup yang bikin orang ga berani nafas kalau dia udah ngomong di forum. paket lengkap idola cewek cewek tapi cuman sampai ngidolain dari jauh dikampus mereka ga saling kenal, lebih ke pura-pura. tapi pas balik ke rumah? "apa sanksinya buat gue?" ghaida " udah baca kan pesan singkat dari rekan lo di BEM? jangan bawa semua urusan kampus ke dalam rumah" Cakha sambil menatap ruang bertuliskan UGD didepannya yes. mereka suami istri punya balita yang jelas sebenarnya bukan darah daging mereka kisah ini bukan cuma tentang cinta, tapi tentang dua orang yang bersama karna alasan yang ngga biasa dan harus bertahan diantara ekspektasi, rahasia dan rasa yang tumbuh pelan-pelan #fiksi remaja #campus #mahasiswi #mahasiswa #kampus #bucin #romantis #fiksiremaja

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido